Rabu, 21 Oktober 2026 WIB

Diperbincangkan Di Jagat Maya, Ini Sosok "Siti Mawarni" Kata Pencipta Lagu Berthema Kritik Sosial

Yasmir - Senin, 27 April 2026 11:58 WIB
Diperbincangkan Di Jagat Maya, Ini Sosok "Siti Mawarni" Kata Pencipta Lagu Berthema Kritik Sosial
Amin Wahyudi Harahap, pencipta lagu Siti Mawarni", yang viral di mediasosial.
"Bahkan, netizen dari Papua, ada yang mempertanyakan siapa sosok Siti Mawarni dalam lagu fenomenal tersebut", ucap Amin Wahyudi Harahap, kepada media online ini Minggu (26/4/2026) malam.
Dia menyebutkan, penyebaran lagu tersebut benar-benar masif. Banyak orang yang membagikan lagu itu, melalui banyak platform mediasosial.
Melalui percakapannya menggunakan aplikasi percakapan WhatsApp, Amin Wahyudi Harahap, menceritakan awal mula terciptanya lagu Siti Mawarni tersebut.
Katanya, lagu berthemakan kritik sosial yang dikenal dengan judul "Siti Mawarni", terciptanya berawal dari kegelisahan kita semua, terhadap maraknya praktek penyalah gunaan narkotika di masyarakat luas.
"Kita semua. Para orangtua. Kalangan pendidik. Tokoh agama. Tokoh masyaraka. Tentunya gelisah dengan maraknya peredaran narkoba. Dan tentunya dampak dari beredarnya dengan luas ditengah-tengah masyarakat, benafbenar mengkhawatirkanbkita", jelas Amin Wahyudi.
Menurut dia, lirik lagu ini, memang berbeda dengan tema lagu yang banyak viral dimasyarakat melalui jagat maya. Yang umumnya mengambil tema percintaan diantara sesama generasi muda.
"Lagu "Siti nawarni", hadir dengan lirik bernuansa kritik sosial, menyoroti persoalan narkoba, khususnya sabu, di wilayah Sumatera Utara", tegasnya.
Nah, kalau demikian siapa sebenarnya sosok "Siti Mawarni," yang dimaksud dalam lirik lagu tersebut? Begitulah pertanyaan para netizen, di berbagai platform media sosial, yang amhir-akhir ini banyak kita temukan.
Amin pun berturut. "Siti Mawarni" bukanlah sosok nyata. Melainkan karakter fiktif, yang ia ciptakan untuk mendukung lirik lagu.
"Siti Mawarni ini tokoh fiktif. Padamulanya, saya ingin menyebut sosok dalam lagu itu, bernama Siti Markonah. Tetapi Siti Markonah itu, populer namanya di Betawi, di daerah Jakarta. Juga ada nama sosok "Siti" lainnya. Akhirnya, pilihan nama itu jatuh pada Siti Masarni", Amn memberikan penjelasan scara gamblang, terkait sosok nama yang menjadi perbincangan luas saa ini di jagat maya.
Menurut Amin, melalui lagu Siti Mawarmu, ia tidak bermaksud untuk menjelek-jelek nama daerah tertentu. "Tetapi karena saya lahir dan besar, bahkan tinggal di Sumatera Utara, itu sebabnya lagu berthema kritik sosial tersebut, mengambil latar cerita daerah kni", ujarnya.
Jadi tegasnya, saya buat lagu tersebut, mengambil latar daerah Sumatera Utara. Apalagi katanya, daerah asal kelahiran saya itu, dikenal dengan kebiasaannya berpuisi, dalam menyampaikan suatu hahatbtertentu. "Daerah ini kan dikenal sebagai daerah Melayu," kata Amin Wahyudi yang dihubungi malam tadi.
Tegasnya kata Amin, itu sebabnya, lagu Si Mawarmu itu, bergenre pantun, dan bernada puitis. Sesuai kebiasaan masyarakat Sumatera Utara, dalam menyampaikan pesan. Selalu melalui pantun atau puisi. Pesannya lemah lembut. Tetapi tegas.
Menurut Amin Wahyudi, wajar bila masyarakat, gelisah dengan beredarnya narkoba khususnya jenis sabu, secara masif. Dan kita pun tidak bisa memberantasnya secara parsial. Tetapi harus bersatu padu, melalui berbagai media yang ada.
Menurut Amin Wahyudi Harahap, kita semua punya anak. "Saya punya anak-anak gadis, punya anak muda. Yang saya khawatirkan sekarang ini, narkoba ini yang nggak habis-habisnya", ujar Amin yang juga dikenal sebagai salah satu konten krearirbitu.
Pesan di Balik Lagu "Siti Mawarni"Amin menyebut lewat lagu tersebut ia ingin menyampaikan pesan tentang kondisi darurat narkoba di Sumatera Utara maupun wilayah lainnya.
Ketika ditandakan kepadanya, apa pesan yang ingin disampaikan melalui lagu "Siti Mawarni" itu. Ia memberikan jawaban, pesan yang disampaikan, bagaimana caranya kita bisa memberantas narkoba, secara totalitas, baik di seluruh Sumatera Utara atau di luar provinsi ini.
"Kenapa narkoba ini ngga habis-habis, itu yang menjadi tanda tanya saya. Dalam lagu itu, saya seperti berdoa kepada Allah, di titik terakhir harapan saya. Cabut nyawanya ya Allah bandar itu," ungkapnya.
Amin juga berharap, lagu tersebut dapat dipahami sebagai bentuk kepedulian sosial, bukan dipelintir menjadi hal yang negatif.
Diakhir wawancaranya, Amin berharap, karena lagu ini sudah viral dimediula sosial, harapannya hendaknya para netizen tidak mempelintir lagu ini kearah yang negatif. Tetapi manfaatkan kearah yang positif, untuk menghadapi generasi mendatang, sebagai "generasi emas". Jauh lebih baik dari generasi yang ada saat ini.
Berikut lirik lagu "Siti Mawarni", yan viral dimediasisial :

Siti Siti Mawarni ya Incek Anak LabuhanbatuSiti Siti Mawarni ya Incek bintiya Solehudin (2x)
Kalau ada orang yang nyabu ya Allah cepat kasih azabnyaSabu banyak di Sumut ya Allah bandar Sabu kaya semuaKalau yang Backing Sabu ya Allah cepat cabut nyawanyaKalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semuaKalau tak dimatikan ya Allah, bandar sabu kaya semua
Selamat berpisah para-para saudaraSampai bertemu di lain waktu dan masaJangan lupa Bahagia untuk kita semuaSalam manis untuk andaSalam manis untuk Anda (yasmir)

Baca Juga:


.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Pemilik Sabu Ini Di Laporkan Warga Lewat Facebook
GM GRIB Jaya Madina Kritik Keras: Longsor Berulang, Pemprov Sumut Seolah Tutup Mata
Sambut HKG 2026, PKK Sumut Berbagi Kasih dengan Anak Panti di Binjai
Perluas Sinergi Kampus–Industri, Disnaker Medan Fasilitasi PT Tradepro Latih Mahasiswa FISIP USU
Peserta APCS Kodaeral I Gelar Bhakti Sosial di Deli Serdang dan Belawan
 
Komentar
 
Berita Terbaru