Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Reforma Agraria Menurut Johan Merdeka: "Tanah Bukan Sekadar Lahan, Tapi Hak Hidup Rakyat

Redaksi - Senin, 10 November 2025 09:33 WIB
Reforma Agraria Menurut Johan Merdeka: "Tanah Bukan Sekadar Lahan, Tapi Hak Hidup Rakyat
Johan Merdeka.

"Kalau tanah dikuasai modal besar, maka petani cuma jadi buruh di kampungnya sendiri.

Johan Merdeka pernah nyentil keras pemerintah, katanya, "Selama konflik agraria dibiarkan, jangan pernah bilang Indonesia udah adil.
Karena di Sumut aja, banyak petani masih digusur atas nama investasi.
PTPN, korporasi sawit, dan perusahaan tambang sering jadi tameng kekuasaan.
Sementara rakyat yang menanam, justru dituduh penggarap liar.
Ironis kan? Yang merusak hutan dilindungi, yang menanam padi malah dikriminalisasi.

Baca Juga:
Tapi Johan Merdeka gak cuma marah, dia juga kasih jalan.
Katanya, penyelesaian konflik agraria harus lewat musyawarah dan keadilan sosial.
Bukan pakai kekerasan, bukan pakai aparat, rakyat harus dilibatkan, dihormati, bukan dibungkam.
Karena reforma agraria sejati itu bukan soal tanah, tapi soal kedaulatan rakyat atas sumber kehidupan.

Di akhir, Johan Merdeka selalu tekankan satu hal:
"Reforma agraria sejati adalah bentuk kemerdekaan rakyat yang sebenarnya.

Tanah bukan cuma sebidang lahan.
Tanah adalah simbol martabat.
Selama petani belum berdaulat, maka kemerdekaan itu masih setengah jalan.

Dari Medan untuk Indonesia.
Suara rakyat kecil takkan pernah hilang,
selama masih ada yang berani bicara tentang keadilan di atas tanahnya sendiri.
Inilah semangat Johan Merdeka, semangat untuk merdeka secara agraria.(Syahdan/Red)

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Polsek Tanah Jawa Amankan Tersangka Penggelapan Sepeda Motor
Polsek Tanah Jawa Selamatkan Pelaku Curanmor dari Amukan Massa
Respon Cepat Polsek Tanah Jawa Tangani Penemuan Mayat Warga Mariah Jambi, Diduga Meninggal Akibat Penyakit
Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Tanah Jawa Panen Jagung Program 1 Desa 1 Polisi
Kapolsek Tanah Jawa Pimpin Upacara di Tiga Sekolah, Tegas Ingatkan Siswa Hindari Balap Liar dan Bullying
Kapolda Sumut Hadiri Hari Santri: Komitmen Bersama Lindungi dan Majukan Pondok Pesantren
 
Komentar
 
Berita Terbaru
Bisnis Sabu 3 Pria Digulung

Bisnis Sabu 3 Pria Digulung

MATATELINGA, T.Tinggi Tiga orang lakilaki masingmasing berinisial AP (38) , NO (31) keduanya warga Dolok Merawan, Kabuoaten Serdang Bedag

Berita