PT.Hijau Surya Berhasil Kembangkan "Pisang Kepok", Panen Perdana Dihadiri Bupati Asahan
MATATELINGA,Asahan PT.Hujau Surya Biotechindo berhasil kembangjan dan membudi dayakan tanaman Pisang Kepok , dan pada panen perdana ini b
Berita Sumut
MATATELINGA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar akrobat politik dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim). KPK terpaksa melancarkan satu- satunya aksi andalannya, yakni OTT, demi menyelamatkan muka, agar terkesan bekerja. Sebab KPK hingga saat ini tidak punya nyali memanggil ulang (menghadirkan paksa) sejumlah nama yang terseret dalam kasus jalan di Sumut yang berhenti hanya pada terpidana Topan Obaja Ginting.
KPK juga tidak punya keberanian memanggil dan memeriksa sejumlah nama yang terseret dalam kasus di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Para terdakwa secara jelas disebut di dalam sidang (fakta persidangan) menyebut sejumlah nama yang diduga menerima (memeras) para terdakwa dengan jumlah fantastis miliaran rupiah untuk kepentingan Pilpres dan Pilkada tahun 2024. Maka OTT KPK terhadap Ondim adalah upaya pengalihan perhatian publik dari persoalan besar di Sumut.
Baca Juga:KPK, Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), hingga Presiden Prabowo Subianto tidak berdaya menyentuh orang sakti yang diduga mengendalikan seluruh proyek besar di Sumut. Sejumlah proyek infrastruktur yang mangkrak diduga akibat korupsi, namun para aparat penegak hukum tidak berani menyentuhnya sama sekali.
Stadion Teladan sekian lama mangkrak, buru- buru digunakan demi menghapus jejak masalah sejak semula. UMKM Galery di USU mangkrak, dan hingga saat ini tidak dapat digunakan. Bagian basement Lapangan Merdeka yang hingga saat ini tidak dapat digunakan, karena selalu tergenang saat hujan.
Ondim yang baru saja dirisak (dipermalukan) di depan Ketum PAN dan ribuan kader PAN se- Sumut, kini dihabisi lewat drama OTT KPK. Ondim telah diterbangkan ke Jakarta, diperiksa di gedung Merah Putih, untuk nanti dengan tangan diborgol, mengenakan rompi oranye, diumumkan sebagai tersangka, dengan stigma perampok uang negara (rakyat). Ondim akhirnya tidak selamat, meski sekian lama berlindung dibawah kendali orang sakti di Sumut.
Baca Juga:Kasus yang menyeret nama Ondim sudah muncul sejak seleksi peneriman ASN PPPK di Pemkab langkat. Ondim, Bupati Langkat, sebagai Ketua DPW PAN SUMUT, dan Ja'far Sukhairi Nasution Bupati Mandailing Natal, Ketua DPW PKB Sumut. Kedua Bupati tersebut terseret dalam dugaan suap seleksi ASN PPPK di daerahnya. Namun manuver politik keduanya yang akhirnya meninggalkan Edy Rahmayadi akhirnya berbuah manis, keduanya "selamat" dari pemanggilan dan pemeriksaan.
Yang menarik saat ini di Sumut bukan OTT KPK terhadap Ondim. OTT KPK kini telah menjadi aksi recehan seperti tuduhan Presiden Prabowo kepada demonstrasi mahasiswa yang dituduh dibayar lawan politiknya. Aksi yang lebih menarik dibahas adalah kesaktian Topan Obaja Ginting, terpidana kasus korupsi jalan di Sumut. Topan diduga masih mengendalikan sejumlah proyek strategis dari Lapas. Para kontraktor dan konsultan yang ingin dapat proyek dari Pemprovsu diduga melapor ke Topan Obaja Ginting secara bergiliran di Lapas.
Oleh karena itu, OTT KPK terhadap Ondim, ibarat pepatah kancil di seberang lautan tampak. KPK sengaja buta melihat dugaan korupsi sebesar gajah di pelupuk mata KPK sendiri. KPK berani kepada Ondim yang kini langsung dicopot dari Ketua DPW PAN Sumut. Zulkifli Hasan yang keukeh membela Ondim saat diledek "ongkos di muka", kini langsung mencopot Ondim dari Ketua DPW PAN SUMUT. Padahal Ondim baru mendapat pujian dari Zulkifli Hasan sebagai Ketua DPW PAN paling sukses menggelar pelantikan DPW dan DPD sebagai pelantikan terbesar dan terbaik.
Baca Juga:Meski tidak akan menyebut Ondim sebagai korban, akrobat politik OTT KPK terhadap Ondim sama sekali bukan prestasi KPK. OTT KPK sudah lama sebagai antiklimaks dari penanganan kasus korupsi. KPK secara sengaja menjadikan para tersangka yang terjaring OTT sebagai "aktor utama" demi melindungi pihak lain. KPK amnesia atas OTT terhadap anak buah OC Kaligis, yang menyuap hakim PTUN Medan, lalu menyeret OC Kaligis, Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho, serta puluhan pimpinan dan anggota DPRD SUMUT.
MATATELINGA,Asahan PT.Hujau Surya Biotechindo berhasil kembangjan dan membudi dayakan tanaman Pisang Kepok , dan pada panen perdana ini b
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun bergerak cepat melaksanakan kegiatan pengaturan buka tutup
Berita
MATATELINGA, Simalungun Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus menunjukkan kehadirannya di tengahtengah masyarakat dengan mengedepan
Berita Sumut
MATATELINGA, Rantauprapat Terpantau kamera CCTV, maling menggasak uang infak di Masjid Nurul Iman, Jalan H Adam Malik, Aek Parudangan, Kec
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Medan, H. Iswanda Ramli SE atau yang akrab disapa Nanda Ramli, memberikan perhatian serius
Berita Sumut
MATATELINGA, Panyabungan Puncak kemarahan masyarakat terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupat
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Pengurus Daerah Al Jam&039iyatul Washliyah Kota Medan Masa Bakti 20
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Bagi warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, banjir bukan sekadar genangan. Tahun lalu, air dan lumpur bahka
Berita Sumut
MATATELINGA, Riau PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerima kunjungan kerja Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Dewan Perwakilan Ra
Ekonomi
MATATELINGA, Banda Aceh Panitia Steering Committee (SC) Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Aceh resmi membuka pendaftaran bakal calon Ke
Aceh
MATATELINGA, Medan Suasana Halaman Masjid Al Ikhlas, Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan S
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan PSMS Medan tampil meyakinkan dengan menundukkan Persikad Depok 40 dalam lanjutan Liga 2. Kemenangan telak atas tim yang
Bola