Meriahkan HUT RI ke-81 DPK HBB Namorambe Gelar perlombaan Tradisional Bersama Ratusan Warga
MATATELINGA,Namorambe , Dewan Pimpinan Kecamatan Horas Bangso Batak Namorambe sukses menggelar pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari U
Lifestyle
MATATELINGA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar akrobat politik dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim). KPK terpaksa melancarkan satu- satunya aksi andalannya, yakni OTT, demi menyelamatkan muka, agar terkesan bekerja. Sebab KPK hingga saat ini tidak punya nyali memanggil ulang (menghadirkan paksa) sejumlah nama yang terseret dalam kasus jalan di Sumut yang berhenti hanya pada terpidana Topan Obaja Ginting.
KPK juga tidak punya keberanian memanggil dan memeriksa sejumlah nama yang terseret dalam kasus di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Para terdakwa secara jelas disebut di dalam sidang (fakta persidangan) menyebut sejumlah nama yang diduga menerima (memeras) para terdakwa dengan jumlah fantastis miliaran rupiah untuk kepentingan Pilpres dan Pilkada tahun 2024. Maka OTT KPK terhadap Ondim adalah upaya pengalihan perhatian publik dari persoalan besar di Sumut.
Baca Juga:KPK, Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), hingga Presiden Prabowo Subianto tidak berdaya menyentuh orang sakti yang diduga mengendalikan seluruh proyek besar di Sumut. Sejumlah proyek infrastruktur yang mangkrak diduga akibat korupsi, namun para aparat penegak hukum tidak berani menyentuhnya sama sekali.
Stadion Teladan sekian lama mangkrak, buru- buru digunakan demi menghapus jejak masalah sejak semula. UMKM Galery di USU mangkrak, dan hingga saat ini tidak dapat digunakan. Bagian basement Lapangan Merdeka yang hingga saat ini tidak dapat digunakan, karena selalu tergenang saat hujan.
Ondim yang baru saja dirisak (dipermalukan) di depan Ketum PAN dan ribuan kader PAN se- Sumut, kini dihabisi lewat drama OTT KPK. Ondim telah diterbangkan ke Jakarta, diperiksa di gedung Merah Putih, untuk nanti dengan tangan diborgol, mengenakan rompi oranye, diumumkan sebagai tersangka, dengan stigma perampok uang negara (rakyat). Ondim akhirnya tidak selamat, meski sekian lama berlindung dibawah kendali orang sakti di Sumut.
Baca Juga:Kasus yang menyeret nama Ondim sudah muncul sejak seleksi peneriman ASN PPPK di Pemkab langkat. Ondim, Bupati Langkat, sebagai Ketua DPW PAN SUMUT, dan Ja'far Sukhairi Nasution Bupati Mandailing Natal, Ketua DPW PKB Sumut. Kedua Bupati tersebut terseret dalam dugaan suap seleksi ASN PPPK di daerahnya. Namun manuver politik keduanya yang akhirnya meninggalkan Edy Rahmayadi akhirnya berbuah manis, keduanya "selamat" dari pemanggilan dan pemeriksaan.
Yang menarik saat ini di Sumut bukan OTT KPK terhadap Ondim. OTT KPK kini telah menjadi aksi recehan seperti tuduhan Presiden Prabowo kepada demonstrasi mahasiswa yang dituduh dibayar lawan politiknya. Aksi yang lebih menarik dibahas adalah kesaktian Topan Obaja Ginting, terpidana kasus korupsi jalan di Sumut. Topan diduga masih mengendalikan sejumlah proyek strategis dari Lapas. Para kontraktor dan konsultan yang ingin dapat proyek dari Pemprovsu diduga melapor ke Topan Obaja Ginting secara bergiliran di Lapas.
Oleh karena itu, OTT KPK terhadap Ondim, ibarat pepatah kancil di seberang lautan tampak. KPK sengaja buta melihat dugaan korupsi sebesar gajah di pelupuk mata KPK sendiri. KPK berani kepada Ondim yang kini langsung dicopot dari Ketua DPW PAN Sumut. Zulkifli Hasan yang keukeh membela Ondim saat diledek "ongkos di muka", kini langsung mencopot Ondim dari Ketua DPW PAN SUMUT. Padahal Ondim baru mendapat pujian dari Zulkifli Hasan sebagai Ketua DPW PAN paling sukses menggelar pelantikan DPW dan DPD sebagai pelantikan terbesar dan terbaik.
Baca Juga:Meski tidak akan menyebut Ondim sebagai korban, akrobat politik OTT KPK terhadap Ondim sama sekali bukan prestasi KPK. OTT KPK sudah lama sebagai antiklimaks dari penanganan kasus korupsi. KPK secara sengaja menjadikan para tersangka yang terjaring OTT sebagai "aktor utama" demi melindungi pihak lain. KPK amnesia atas OTT terhadap anak buah OC Kaligis, yang menyuap hakim PTUN Medan, lalu menyeret OC Kaligis, Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho, serta puluhan pimpinan dan anggota DPRD SUMUT.
MATATELINGA,Namorambe , Dewan Pimpinan Kecamatan Horas Bangso Batak Namorambe sukses menggelar pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari U
Lifestyle
MATATELINGA,Rantauprapat Warga masyarakat Lingkungan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, menggelar berb
Berita Sumut
MATATELINGA,Rantauprapat Yayasan Perguruan Panglima Polem Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, gelar acara pering
Lifestyle
MATATELINGA,Asahan Bupati Asahan saat melaksanakan makam resepsi dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 tahun 2026 yang dilaksanakan di Pen
Lifestyle
MATATELINGA,Simalungun Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun mencap
Berita Sumut
MATATELINGA, Hamparan Perak Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Dusun 1, Desa Hamparan Perak, pada Senin (17/8/2026) sore.adsenseRangkai
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rutan Kelas I Medan melaksanakan
Berita Sumut
MATATELINGA,Berastagi Dampak dari peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dialami ratusan pelajar di Berastagi, SPPG yang men
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa jajaran Polres Simalungun turut
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Te
Berita Sumut
MATATELINGAWalikota Pinpim Upacara Peringatan HUT RI Ke 81 Di Lapangan MerdekaTEBINGTINGGI MATATELINGAPemerintah Kota Tebing Tinggi meng
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan upati Asahan pimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026, Senin
Berita Sumut