Ini Tampang 2 Terduga Maling Pintu Rumah Kosong
MATATELINGA, Medan Unit Reskrim Polsek Medan Area mengamankan dua pelaku percobaan pencurian pintu rumah di Jalan Langgar Gang Makmur No 36
Berita Sumut
"Dalam konteks tersebut, rangkaian fakta yang terungkap justru menunjukkan bahwa proyek ini mencerminkan lemahnya perencanaan anggaran, buruknya tata kelola pengadaan, dan rendahnya akuntabilitas kebijakan publik," kata Elfenda.
Baca Juga:Dari perspektif pengelolaan keuangan negara sebutnya, pembongkaran parkir dan landscape yang baru dibangun melalui APBD-tahun 2023 merupakan anomali serius.
Pada tahun 2023, Pemprov Sumut melalui Biro Umum Sekda mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,3 miliar untuk pembangunan parkir dan landscape Kejati Sumut yang meliputi pematangan lahan, gapura, pagar, pos satpam, dan lapangan.
Dia menyebutkan, Hingga kini tidak terdapat kejelasan mengenai perhitungan nilai aset yang dibongkar maupun mekanisme penggantian aset negara. Padahal Pasal 3 UU nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara secara tegas mengamanatkan bahwa pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
Penghapusan aset negara lanjutnya, tanpa perhitungan nilai wajar dan dasar kebijakan yang jelas berpotensi melanggar prinsip tersebut serta menimbulkan kerugian keuangan negara yang diperkirakan mencapai Rp.2 miliar. Ini bukan semata kesalahan teknis, melainkan indikasi kegagalan perencanaan fiskal yang terintegrasi.
Baca Juga:Masalah tata kelola paparnya, semakin nyata dalam proses tender pembangunan gedung Kejati Sumut. Evaluasi tender yang tidak transparan, perubahan nilai penawaran yang signifikan, serta dugaan manipulasi masa berlaku SBU dan jaminan penawaran mengindikasikan adanya persaingan semu.
Bertentangan Dengan PBJ
Lebih jauh, indikasi tersebut juga berpotensi melanggar Pasal 22 UU nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.
Baca Juga:Dia juga mengatakan, dari sudut pandang antikorupsi, dugaan pelaksanaan Berita Acara Serah Terima (BAST) saat pekerjaan fisik belum selesai merupakan persoalan paling krusial. BAST bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pernyataan hukum bahwa pekerjaan telah selesai sesuai kontrak dan spesifikasi teknis.
"Jika BAST dilakukan sebelum pekerjaan benar-benar rampung, maka hal ini berpotensi melanggar ketentuan pengendalian kontrak dalam Perpres PBJ serta membuka ruang pembayaran yang tidak sah. Dalam praktik penegakan hukum, pola seperti ini kerap menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi, khususnya terkait perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara," ungkap Elfenda.
"Ketika pejabat publik memilih bungkam, publik berhak menduga adanya persoalan yang sengaja dikeluarkan dari ruang pertanggungjawaban," tambah Elfenda.
Baca Juga:Dari perspektif kebijakan publik sebutnya lagi, proyek ini memperlihatkan kegagalan sinkronisasi antara perencanaan jangka pendek, penganggaran tahunan, dan tujuan pembangunan jangka menengah daerah. Ketidakjelasan sumber anggaran lanjutan semakin menguatkan dugaan bahwa pembangunan dipaksakan tanpa kerangka pembiayaan yang berkelanjutan.
Padahal ujarnya, Inpres Nomor 1 Tahun 2025 secara tegas menekankan bahwa belanja pemerintah harus berbasis prioritas dan kemampuan fiskal, bukan sekadar mengejar realisasi proyek.
Tanpa penegakan akuntabilitas yang tegas dan keterbukaan penuh kepada publik ujar Elfenda, proyek ini berisiko menjadi simbol kegagalan negara dalam mengelola uang pajak rakyat secara bersih, transparan, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, persoalan pembangunan lanjutan Gedung Kejati Sumut yang hingga kini belum jelas sumber pendanaannya harus dibuka secara terang kepada publik.
Baca Juga:Menurutnya, Keterbukaan bukan sekadar tuntutan moral, melainkan kewajiban hukum dalam negara yang mengklaim diri berlandaskan prinsip good governance. Kejelasan sumber dana ini penting mengingat kalau pembangunan ini masih mengandalakan dana APBD Sumut, tentunya ini akan mengganggu prioritas pemprovsu mengatasi persoalan bencana banjir Sumatera.
"Selain itu akan melanggar prinsip keadilan anggaran karena masih banyak Pembangunan di Sumut yang lebih penting sperti infrastruktur jalan yang rusak berat. Sudah seharusnya kejaksaan tinggi Sumut menuntaskan Pembangunan lewat pembiayaan APBN ketimbang APBD Sumut yang terbatas dan sempit ruang fiskalnya," tandas aktivis anti korupsi inilagi.
Kasi Penkum Kajati Sumut Rizaldi, yang dikonfirmasi salah satu wartawan Forwaka Sumut dalam mewakili seluruh anggota, soal proyek pembangunan gedung Kejati Sumut tersebut, sampai sekarang belum menjawab konfirmasi tersebut.
Baca Juga:Begitu juga Pj Sekda Prov Sumut Sulaiman Harahap, juga belum memberikan klarifikasinya atas konfirmasi wartawan,Selasa (10/2/26) pagi, prihal pembangunan proyek tersebut, hingga berita ditayangkan.
MATATELINGA, Medan Unit Reskrim Polsek Medan Area mengamankan dua pelaku percobaan pencurian pintu rumah di Jalan Langgar Gang Makmur No 36
Berita Sumut
MATATELINGA, Lingga Dalam upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat serta menjaga ketahanan wilayah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Ko
TMMD
MATATELINGA,Bengkurung, Sibolangit Peristiwa ini terjadi ketika awak Pers mau konfirmasi tentang RAB APBdes Desa Bengkurung oknum PJ Kepala
Berita Sumut
MATATELINGA, Asahan Digedung Tahfiz Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran bupati Asahan menyambut kedatangan rombongan jamaah haji kloter 7 ya
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Anggota Komisi 4 DPRD Jusuf Ginting Suka Medan minta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat untuk memantau dan menga
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Dedikasi dan kerja keras jajaran Polres Simalungun dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten S
Berita Sumut
MATATELINGA,Madrid Melalui pernyataan resmi klub, Rabu (1062026) dini hari WIB, Real Madrid mengungkapkan bahwa keputusan mengajukan pena
Bola
MATATELINGA, Medan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Robi Barus menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus begal dan pencuria
Berita Sumut
MATATELINGA, JakartaUntuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5
Ekonomi
MATATELINGA, Tebininggi Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi terus bergerak cepat melakukan langkahlangkah strategis demi menjaga stabilitas
Lifestyle
MATATELINGA, Pematangsiantar Pemusnahan Barang Bukti tindak pidana Narkotika didepan ruangan Sat ResnarkobaPolres Pematangsiantarpada Selas
Berita Sumut
MATATELINGA, TebingtinggiPemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan A
Ekonomi