Kajari Paluta Luncurkan Pemasangan Barcode Layanan Surat Mengunjungi Tahanan Secara Online
Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Kajari Paluta), Muhammad Junaidi, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Intelijen, Erwin Napitupulu,
Berita Sumut
MATATELINGA - Matahari baru saja meninggi di langit Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara ketika sebuah truk bermuatan penuh jagung pipilan kuning mengkilap menderu membelah jalanan.
Dari kejauhan, sejauh mata mendongak, bukit-bukit di wilayah ini tampak seperti hamparan permadani hijau yang diselimuti semburat warna emas. Tigabinanga adalah sang raksasa agraris, lumbung jagung termasyhur di Sumatera Utara yang setiap tahunnya menyuplai ribuan ton kebutuhan pangan regional.
Baca Juga:Bagi orang asing yang kebetulan melintas, pemandangan ini adalah representasi sempurna dari kemakmuran bumi Karo. Berada di ketinggian yang sejuk, tanahnya begitu subur, dan hasil buminya melimpah.
Namun, jika kita melangkah lebih dekat ke dalam ringkihnya dinding-dinding kedai kopi tempat para petani melepas lelah, narasi kemakmuran itu perlahan menguap, berganti menjadi kisah bertahan hidup yang penuh ketidakpastian.
Angka yang secara teori menempatkan mereka aman di atas garis kemiskinan. Namun, mari kita bongkar isi dompet mereka. Nyatanya, lebih dari 66% dari uang yang pas-pasan itu habis tak bersisa hanya untuk urusan dapur dan mengisi piring makan sehari-hari.
Baca Juga:Mereka menantang terik matahari setiap hari bukan untuk menumpuk tabungan masa depan, melainkan murni agar asap dapur tetap mengepul esok pagi. Akar masalahnya bermula dari siklus pendapatan musiman.
Menjadi petani jagung di Tigabinanga berarti harus siap menjadi "pesulap keuangan". Mereka tidak menerima upah bulanan layaknya pegawai kantoran. Uang besar hanya datang dua kali dalam setahun, yaitu saat musim panen raya tiba.
Mereka mengutang kebutuhan pokok di kedai kelontong atau terpaksa mengetuk pintu rumah para tengkulak untuk mengambil uang muka modal tanam.
Baca Juga:Ketika hari panen yang dinanti akhirnya tiba, senyum para petani sering kali getir. Sekarung uang tunai hasil penjualan jagung tidak mampir ke rekening tabungan bank atau menjadi modal sekolah anak ke perguruan tinggi.
Uang itu hanya lewat sebentar, mengalir lurus untuk melunasi tumpukan bon/utang masa lalu. Pola ini mengikat mereka layaknya lingkaran setan yang tak berujung.Sistem yang timpang ini pada akhirnya memelihara garis pemisah yang tegas antara mereka yang mengeruk untung dan mereka yang buntung.
Para tengkulak dan agen modal. Mereka berdiri tegak di atas ketergantungan petani. Dengan memberikan pinjaman instan di masa-sabab sulit, mereka berhasil mengikat petani dalam kontrak mati: hasil panen wajib dijual kepada mereka dengan harga murah, jauh di bawah harga pasar bebas.
Baca Juga:Keuntungan ini juga dinikmati oleh pabrik-pabrik pakan ternak raksasa di luar daerah yang terus mendapat pasokan bahan baku murah dari keringat petani Tigabinanga.
Pihak yang Rugi
Namun, saat panen sukses, mereka mendapat porsi keuntungan terkecil. Dampaknya, anak-anak petani juga rugi karena orang tua mereka tidak memiliki dana darurat.Di tengah peliknya rantai pasok ini, angin segar coba diembuskan oleh Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Ginting.
Baca Juga:Pemda mulai turun tangan mengintervensi sektor hulu. Ribuan kilogram benih jagung unggul kini dibagikan secara gratis langsung ke kelompok-kelompok tani untuk memotong modal awal agar petani tidak perlu lagi mengutang ke tengkulak.
Sadar bahwa Tigabinanga didominasi lahan kering tadah hujan yang rawan kekeringan, Bupati Antonius juga gencar melobi pemerintah pusat untuk menurunkan bantuan pompa air gratis. Di sektor hilir, pemda sedang merintis Kerja Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk membuka jalur perdagangan langsung ke luar provinsi, sebuah upaya memotong kompas rantai tengkulak yang berlapis-lapis.
Pemerintah desa melalui BUMDes harus didorong untuk membangun pabrik pakan ternak skala kecil di dalam kecamatan. Mengolah biji jagung mentah menjadi pakan ternak siap pakai akan melipatgandakan nilai jualnya berkali-kali lipat, dan uangnya akan berputar di dalam desa sendiri.
Baca Juga:Secara paralel, ketergantungan pada satu komoditas harus diakhiri. Petani perlu diajari teknik tumpang sari—menanam cabai, tomat, atau sayuran hortikultura di sela-sela tegakan pohon jagung. Tanaman sayur ini bisa dipanen setiap minggu, memberikan arus kas bulanan bagi petani untuk memenuhi kebutuhan dapur tanpa perlu lagi mengandalkan sistem bon ke tengkulak.
Ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal pun bisa dikikis perlahan dengan melatih petani membuat pupuk organik mandiri dari limbah kotoran ternak.Tigabinanga tidak boleh selamanya mengemban ironi sebagai daerah kaya yang petaninya hidup pas-pasan.
Kesejahteraan sejati tidak diukur dari seberapa hijau hamparan ladang yang dilihat dari kaca mobil pejabat, melainkan dari seberapa tebal tabungan yang dipegang oleh jemari kasar sang petani. Sudah saatnya emas jagung Tigabinanga benar-benar membawa kemakmuran yang hakiki, memutus rantai eksploitasi, dan mengembalikan kedaulatan para petani di atas tanah Karo.
Baca Juga:
Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Kajari Paluta), Muhammad Junaidi, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Intelijen, Erwin Napitupulu,
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan yang membahas jawaban fraksifrak
Berita Sumut
MATATELINGA,MedanUnit Reskrim Polsek Medan Sunggal menangkap, MSR (21) warga Telaga Dingin, Desa Sei Semayang, Sunggal.Dia nekat mencuri ka
Berita Sumut
MATATELINGA, Toba Bupati Kabupaten Toba Effendi Napitupulu melalui kepala Dinas pertanian Lena Pardede akan memberikan bantuan bibit jagung
Berita Sumut
MATATELINGA,MedanPolda Sumut mengamankan pemilik akun TikTok bernama Ritman Marbun karena diduga melakukan penghinaan agama.Aksi Ritman Mar
Berita Sumut
MATATELINGA,MedanTerlilit utang karena pinjaman online membuat dua pria nekat menghabisi sopir taksi online yang mayatnya ditemukan di Kabu
Berita Sumut
MATATELINGA,MedanKapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan jajaran Per
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Satlantas Polres Simalungun Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Toba2026 di Jalan Umum KM 4 J
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Bunda PAUD kabupaten Asahan melalui wakil ketua Pokja Bunda Paud Ny. Lily Evi Zainal Arifin, sangat mengapresiasi atas t
Lifestyle
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh anggotanya mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang
Berita Sumut
MATATELINGA, Medsn Komisi II DPRD Kota Medan menyoroti pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) Wulan Windy terkait dugaan keterlambatan penanganan
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wakil Ketua DPRD Medan, Hj Sri Rezeki AMd, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan penolakan narkoba di Sumatera Utar
Berita Sumut