Perumda Tirtanadi Gelar Berbagai Perlombaan Memperingati HUT ke -121
MATATELINGA, Medan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 121, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Sumatera Utara meng
Lifestyle
MATATELINGA - Jakarta : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat fondasi manajemen risiko dan kualitas kredit melalui transformasi proses bisnis, digitalisasi kredit, serta penguatan pengelolaan portofolio secara menyeluruh.
Langkah strategis tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Hingga akhir Maret 2026, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) BTN secara keseluruhan berada dalam tren perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio NPL BTN berhasil ditekan menjadi sekitar 3,1% pada kuartal I-2026, membaik dibandingkan sekitar 3,3% pada kuartal I 2025.
Baca Juga:Perbaikan juga terlihat pada bisnis inti pembiayaan perumahan. Rasio NPL Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN turun menjadi sekitar 2,8% pada kuartal I 2026 dari sekitar 3,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara umum kualitas kredit konsumer BTN terkendali dan terus membaik di tengah pertumbuhan kredit dan dinamika ekonomi masyarakat.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6/2026) mengatakan, perbaikan kualitas aset tersebut merupakan hasil dari berbagai inisiatif transformasi yang dilakukan Perseroan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penguatan proses underwriting, peningkatan kualitas verifikasi, digitalisasi proses kredit, pemanfaatan data analytics, hingga penguatan pengelolaan portofolio pascapencairan kredit.
Salah satu transformasi utama yang dijalankan BTN adalah implementasi Loan Factory, yaitu pusat pemrosesan kredit terintegrasi yang mengonsolidasikan proses kredit konsumer secara nasional melalui pemanfaatan teknologi digital, data analytics, decision engine, dan workflow automation.
Baca Juga:Transformasi tersebut memperkuat standardisasi proses kredit, meningkatkan kualitas verifikasi dan analisis, serta mempercepat proses pengambilan keputusan kredit. Dengan proses yang semakin terdigitalisasi dan tersentralisasi, BTN dapat menjaga kualitas kredit baru secara lebih konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi layanan kepada masyarakat.
Transformasi Loan Factory juga mendapat perhatian positif dari analis pasar modal. Dalam laporan hasil site visit yang diterbitkan pada April 2026, analis Bahana Sekuritas Razqi M. Kurniawan menilai perbaikan kualitas aset pada kredit baru sebagai salah satu pencapaian penting dari implementasi Loan Factory BTN.
Selain meningkatkan kualitas kredit baru, implementasi Loan Factory juga mendorong efisiensi operasional secara signifikan. Waktu pemrosesan kredit yang sebelumnya berkisar 10–14 hari berhasil dipangkas menjadi sekitar 4–7 hari. Tingkat straight-through processing juga meningkat menuju kisaran 70%, sementara tingkat rework atau proses ulang berhasil ditekan hingga di bawah 15%.
Baca Juga:BTN juga memperkuat pengelolaan portofolio melalui pendekatan Cluster Collection, yaitu model penanganan kredit berbasis segmentasi risiko, karakteristik debitur, serta perilaku pembayaran. Melalui pendekatan ini, proses monitoring, restrukturisasi, penagihan, hingga pemulihan kredit dapat dilakukan secara lebih fokus, cepat, dan efektif.
"Perbaikan kualitas aset yang kami capai saat ini merupakan hasil dari transformasi menyeluruh, baik pada proses akuisisi kredit baru maupun pengelolaan portofolio eksisting. Kami akan terus memperkuat disiplin risiko, tata kelola, dan pemantauan portofolio agar kualitas kredit tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang berkembang," tambah Setiyo.
Ke depan, BTN optimistis rasio NPL perseroan dapat terus ditekan secara bertahap sejalan dengan strategi pertumbuhan kredit yang lebih selektif, penguatan kualitas kredit baru, serta percepatan penyelesaian portofolio lama.
Baca Juga:Khusus pada segmen pembiayaan perumahan, BTN menargetkan rasio NPL KPR dapat terus membaik dan dijaga di bawah 2,5% pada akhir 2026 melalui penguatan kualitas kredit baru, optimalisasi early warning system, serta strategi penagihan dan penyelesaian kredit yang semakin berbasis risiko.
BTN meyakini transformasi proses kredit yang sedang dijalankan akan semakin memperkuat daya tahan bisnis perseroan sekaligus mengukuhkan posisi BTN sebagai pemimpin pasar pembiayaan perumahan nasional dengan kualitas pertumbuhan yang lebih sehat, kokoh, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
MATATELINGA, Medan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 121, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Sumatera Utara meng
Lifestyle
MATATELINGA,Medan Lapas Kelas I Medan terus memperkuat pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), termasuk melalui program pengentas
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Penjelasan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Dua orang lelaki warga Kabupaten Sedang Bedagai (Sergai) masingmasing berinisial FR (33) dan temannya Z (54) harus m
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Kementrian Agama Kabupaten Asahan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hyang dilaksanakan di halaman Kompl
Lifestyle
MATATELINGA,.Medan Anggota DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra, Dame Duma Sari Hutagalung menyebut mendukung perubahan Perda No 5 Tahun
Berita Sumut
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi (Deputi II), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, member
Berita Sumut
MATATELINGA, Medam Pimpinan DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra SH, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan a
Berita Sumut
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti di ruang kerja kantor Gub
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Indonesia memperkuat koridor rantai pasok dari Sumatera Utara (Sumut) sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivita
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Tiga pria diamankan dalam dua ope
Berita Sumut
Mencermati perubahan cuaca ekstrim dan berbagai gejala bencana alam yang disampaikan Badan Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan
Berita Sumut