Sita 196 Sachet Pod Getar, 2 Kurir dan 2 Bandar Dibekuk
MATATELINGA, Medan Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggagalkan peredaran Pod Getar.Sebanyak empat orang tersangka, terd
Berita Sumut
MATATELINGA - Jakarta : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat fondasi manajemen risiko dan kualitas kredit melalui transformasi proses bisnis, digitalisasi kredit, serta penguatan pengelolaan portofolio secara menyeluruh.
Langkah strategis tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Hingga akhir Maret 2026, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) BTN secara keseluruhan berada dalam tren perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio NPL BTN berhasil ditekan menjadi sekitar 3,1% pada kuartal I-2026, membaik dibandingkan sekitar 3,3% pada kuartal I 2025.
Baca Juga:Perbaikan juga terlihat pada bisnis inti pembiayaan perumahan. Rasio NPL Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN turun menjadi sekitar 2,8% pada kuartal I 2026 dari sekitar 3,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara umum kualitas kredit konsumer BTN terkendali dan terus membaik di tengah pertumbuhan kredit dan dinamika ekonomi masyarakat.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6/2026) mengatakan, perbaikan kualitas aset tersebut merupakan hasil dari berbagai inisiatif transformasi yang dilakukan Perseroan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penguatan proses underwriting, peningkatan kualitas verifikasi, digitalisasi proses kredit, pemanfaatan data analytics, hingga penguatan pengelolaan portofolio pascapencairan kredit.
Salah satu transformasi utama yang dijalankan BTN adalah implementasi Loan Factory, yaitu pusat pemrosesan kredit terintegrasi yang mengonsolidasikan proses kredit konsumer secara nasional melalui pemanfaatan teknologi digital, data analytics, decision engine, dan workflow automation.
Baca Juga:Transformasi tersebut memperkuat standardisasi proses kredit, meningkatkan kualitas verifikasi dan analisis, serta mempercepat proses pengambilan keputusan kredit. Dengan proses yang semakin terdigitalisasi dan tersentralisasi, BTN dapat menjaga kualitas kredit baru secara lebih konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi layanan kepada masyarakat.
Transformasi Loan Factory juga mendapat perhatian positif dari analis pasar modal. Dalam laporan hasil site visit yang diterbitkan pada April 2026, analis Bahana Sekuritas Razqi M. Kurniawan menilai perbaikan kualitas aset pada kredit baru sebagai salah satu pencapaian penting dari implementasi Loan Factory BTN.
Selain meningkatkan kualitas kredit baru, implementasi Loan Factory juga mendorong efisiensi operasional secara signifikan. Waktu pemrosesan kredit yang sebelumnya berkisar 10–14 hari berhasil dipangkas menjadi sekitar 4–7 hari. Tingkat straight-through processing juga meningkat menuju kisaran 70%, sementara tingkat rework atau proses ulang berhasil ditekan hingga di bawah 15%.
Baca Juga:BTN juga memperkuat pengelolaan portofolio melalui pendekatan Cluster Collection, yaitu model penanganan kredit berbasis segmentasi risiko, karakteristik debitur, serta perilaku pembayaran. Melalui pendekatan ini, proses monitoring, restrukturisasi, penagihan, hingga pemulihan kredit dapat dilakukan secara lebih fokus, cepat, dan efektif.
"Perbaikan kualitas aset yang kami capai saat ini merupakan hasil dari transformasi menyeluruh, baik pada proses akuisisi kredit baru maupun pengelolaan portofolio eksisting. Kami akan terus memperkuat disiplin risiko, tata kelola, dan pemantauan portofolio agar kualitas kredit tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang berkembang," tambah Setiyo.
Ke depan, BTN optimistis rasio NPL perseroan dapat terus ditekan secara bertahap sejalan dengan strategi pertumbuhan kredit yang lebih selektif, penguatan kualitas kredit baru, serta percepatan penyelesaian portofolio lama.
Baca Juga:Khusus pada segmen pembiayaan perumahan, BTN menargetkan rasio NPL KPR dapat terus membaik dan dijaga di bawah 2,5% pada akhir 2026 melalui penguatan kualitas kredit baru, optimalisasi early warning system, serta strategi penagihan dan penyelesaian kredit yang semakin berbasis risiko.
BTN meyakini transformasi proses kredit yang sedang dijalankan akan semakin memperkuat daya tahan bisnis perseroan sekaligus mengukuhkan posisi BTN sebagai pemimpin pasar pembiayaan perumahan nasional dengan kualitas pertumbuhan yang lebih sehat, kokoh, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
MATATELINGA, Medan Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggagalkan peredaran Pod Getar.Sebanyak empat orang tersangka, terd
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Asahan menggelar HUT ke 25 dengan mengusung thema Gerakan Indones
Lifestyle
Siti Absah Nainggolan yang akrab disapa Itty tetap tersenyum ketika ditanya tentang beberapa produk yang dipamerkan. Ia juga tak lupa menawa
Ekonomi
MATATELINGA,Tanjungbalai Kepolisian Resor (Polres) Tanjungbalai resmi menetapkan pria berinisial D alias A (37) sebagai tersangka kasus dug
Berita Sumut
MATATELINGA, Langkat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan te
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Pelaku bongkar rumah diberikan tindakan tegas (ditembak, red) karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat diaman
Berita
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memantau pekerjaan jalan provinsi di ruas jalan MigaLolowua, Kota Gunungsitoli, Jumat (24/7/20
Berita Sumut
MATATELINGA Tabel KUR BRI 2026 pinjaman Rp100 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Kampar mengamankan seorang kurir narkoba ber
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Penyebab ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, mulai menemukan titik ter
Berita Sumut
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Grace Erwin Hotmansah
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan.Bupati dan wakil bupati Asahan beserta para pejabat kabupaten Asahan dan ketua TP.PKK Asahan mengunjungi stand Paviliun
Ekonomi