Matatelinga - Jakarta, Pada akhir pekan ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
(AS) diperkirakan akan kembali mendapat angin segar. Rupiah ditaksir
masih mampu melanjutkan laju positifnya.
"Laju Rupiah akan
bergerak di kisaran Rp12.167-Rp12.148 per USD menurut kurs tengah Bank
Indonesia (BI). Laju Rupiah hampir mendekati resisten Rp12.154 per USD,"
ucap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, di Jakarta, Jumat
(7/2/2014).
Reza menambahkan, nilai Rupiah tidak mau ketinggalan
dengan melanjutkan laju positifnya, seiring data-data positif dari
pertumbuhan gross domestic product (GDP) dan pertumbuhan domestik bruto (PDB) per kapita 2013 yang cenderung lebih tinggi dan melampaui estimasi.
Apresiasi
Rupiah juga terbantu dengan penguatan euro setelah europan central bank
(ECB) akhirnya memutuskan untuk menahan diri dari rencana penambahan
stimulus dan kabar positif dari Bank of Japan (BoJ) yang berencana
memperluas pemberian stimulus moneter lebih lanjut.
"Begitu pun
dengan kabar dari Bank Indonesia yang berencana tetap akan melakukan
kebijakan moneter, dengan suku bunga acuan yang ketat turut disambut
positif," imbuhnya.
(Okc/KNIA)