Rabu, 23 September 2026 WIB

Ketua Komisi II DPRD Medan : Pendidikan Generasi Berkarakter Penting

Redaksi - Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB
Ketua Komisi II DPRD Medan : Pendidikan Generasi Berkarakter Penting
Kasman Lubis
"Hardiknas menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah pondasi utama kemajuan bangsa. Sekolah dan kampus harus mampu mencetak generasi yang berilmu, berintegritas, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan," ujar Kasman, Sabtu (2/05/2026).
Ia menilai, tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks, mulai dari pemerataan kualitas sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat agar pendidikan berjalan efektif.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Medan yang membidangi kesejahteraan rakyat, Kasman menegaskan pihaknya terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan, termasuk perhatian terhadap sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan tenaga pendidik, serta penguatan pendidikan vokasi.
"Kita ingin anak-anak Medan memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Tidak boleh ada anak yang tertinggal karena faktor ekonomi ataupun keterbatasan fasilitas," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasman menegaskan dukungannya terhadap program pendidikan di Kota Medan.
"Sebagai Komisi yang membidangi pendidikan pihaknya siap mendukung setiap program pendidikan Kota Medan termasuk soal dukungan anggaran, " ungkapnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
dr Faisal Arbie : enerimaan Pajak Parkir Tidak Rasional, Bapenda Medan Loyo
Aksi Turun ke Jalan Warga Belawan Dibatalkan, Diganti Forum Diskusi Forkopimda Medan
Pemuda Pancasila Medan Area Tebar Kebaikan, 200 Paket Makanan untuk Jemaah Masjid Amal Silaturrahmi
Afandi Harahap: Selamat Hari Buruh, Jangan Cuma Momentum
Momentum Hari Buruh, Ketua Komisi II DPRD Medan Dorong Perusahaan Perhatikan Hak-hak Pekerja dan Ciptakan Hubungan Industrial Adil Serta Harmonis
Rugikan Korban Rp12 miliar, Dua Terdakwa Kasus Investasi Fiktif Wood Pellet Dijerat Pasal Berlapis
 
Komentar
 
Berita Terbaru