Jumat, 11 September 2026 WIB

Banjir Bandang Dan Longsor DI Aceh, Sumatera Utara Dan Sumatera Barat

Admin - Rabu, 03 Desember 2025 11:24 WIB
Banjir Bandang Dan Longsor DI Aceh, Sumatera Utara  Dan Sumatera Barat
Matatelinga/Istimewa
Drs. H Maradaman Harahap, SH,MH

Pernyataan tersebut perlu dipertanyakan apa urgensinya jika dikaitkan dengan terjadinya musibah yang mengerikan itu, apakah yang bersangkutan tidak kasihan dan simpati terhadap korban banjir.

Pernyataan tersebut sulit diterima akal sehat, dan yang pasti tumbangnya kayu-kayu tersebut adalah karena kerusakan lingkungan, apakah masuk akal bahwa ribuan ton kayu-kayu besar itu tumbang akibat sudah lapuk. Tentunya jauh lebih bijak memberi komentar keprihatinan terjadinya musibah besar tersebut.

Terjadinya banjir memang tidak dapat dihindari karena faktor alam seperti cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas sangat tinggi dan dalam waktu lama dan pasang air laut.

Kedua faktor ini sudah menjadi bagian dari siklus alam yang tidak ada kaitannya dengan aktivitas manusia, dalam hal ini masyarakat bisa mengerti dan faham serta menerimanya semata-mata karena bagian dari fenomena alam.

Baca Juga:

Namun ada faktor lain yang mengakibatkan terjadinya banjir yaitu faktor manusia seperti disinyalir WALHI di atas yaitu penebangan hutan, dan perubahan fungsi serta pembangunan di daerah resapan air. Kedua faktor ini seringkali saling terkait dan berkontribusi memperparah terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.

Adanya pembalakan liar atau penebangan liar (bahasa Inggris: illegal logging) tanpa izin resmi dari pihak berwenang atau dengan cara melanggar hukum atau menebang lebih dari kuota yang ditetapkan dalam izin yang ada, merupakan salah satu faktor terjadinya banjir di daerah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Celakanya kegiatan illegal logging ini sering terjadi di kawasan hutan lindung seperti taman nasional dan hutan lainnya. Penebangan liar atau ilegal logging melibatkan berbagai individu dan kelompok, mulai dari pelaku skala kecil hingga sindikat kejahatan terorganisir. Bisa dilakukan oleh masyarakat setempat, Perusahaan Komersial, Pemodal dan Investor, Oknum pejabat pemerintah dan sebagainya.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kejati Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sejumlah Lokasi
RS Adam Malik Turunkan Tim Medis Bantu Korban Banjir Sumut dan Aceh
Kejati Sumut Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Bencana dan Pegawai yang Terdampak di Mandailing Natal
Banjir dan Longsor, Pemprov Sumut, Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota Kolaborasi Selesaikan Masalah Distribusi Logistik
Kejari Madina Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana PSR Rp 1,9 M
Tim DVI Polda Sumut Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir
 
Komentar
 
Berita Terbaru