Sabtu, 12 September 2026 WIB

Banjir dan Longsor, Pemprov Sumut, Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota Kolaborasi Selesaikan Masalah Distribusi Logistik

James Pardede - Rabu, 03 Desember 2025 23:10 WIB
Banjir dan Longsor, Pemprov Sumut, Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota Kolaborasi Selesaikan Masalah Distribusi Logistik
Matatelinga/Istimewa
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly mewakili Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumut, pada acara Temu Pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (3/12/2025).

MATATELINGA, Medan : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten/kota dalam percepatan penanganan banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemulihan akses transportasi dan kelancaran distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Muttaqien Hasrimy, melalui Sekretaris Dinas Rochani Litiloly menjelaskan bahwa kondisi jalur darat menuju Sibolga dan Tapteng masih belum sepenuhnya pulih. Hingga saat ini, jalur Tarutung–Sibolga baru bisa dilalui hingga Kilometer 39 karena beberapa titik masih tertutup material longsor.

"Saat ini jalur Tarutung–Sibolga baru terbuka hingga di Kilometer 39, artinya sekitar 20 kilometer lagi baru bisa ditembus," ujar Rochani pada Temu Pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (3/12/2025).

Ia menambahkan bahwa jalur alternatif mulai menunjukkan perkembangan. "Untuk jalur Pakkat sudah bisa dilalui kendaraan kecil, dan rute via Aceh Singkil menuju Manduamas–Barus juga bisa ditempuh, meski jaraknya lebih jauh," jelasnya.

Baca Juga:
Rochani menegaskan bahwa Pemprov Sumut tidak bekerja sendiri. Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus menjalankan langkah terkoordinasi untuk menuntaskan hambatan akses darat, sehingga arus logistik dan bantuan dapat kembali berjalan maksimal. Upaya penanganan darurat seperti pembersihan material longsor, penataan jalur aman, serta pemulihan infrastruktur terus dilakukan di titik-titik prioritas.

Di tengah upaya pemulihan tersebut, Pemprov Sumut memastikan pelayanan publik tetap berjalan, termasuk program Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tahun ini, sebanyak 3.212 kuota penumpang disiapkan melalui angkutan jalan, kereta api, dan penyeberangan. Rute menuju wilayah Tapteng dan sekitarnya tetap dibuka selama kondisi jalur memungkinkan.

Namun, Rochani menjelaskan bahwa layanan penyeberangan dari Pelabuhan Sibolga ke Kepulauan Nias masih belum beroperasi. "Penyeberangan ke Nias dialihkan sementara melalui Pelabuhan Telukbayur, Sumatera Barat, sampai pelabuhan Sibolga kembali dibuka," ujarnya.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kejati Sumut Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Bencana dan Pegawai yang Terdampak di Mandailing Natal
Kejari Madina Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana PSR Rp 1,9 M
Tim DVI Polda Sumut Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir
BANJIR BANDANG DAN LONGSOR DI ACEH, SUMATERA UTARA DAN SUMATERA BARAT
PC INTi Labuhanbatu, Yayasan Sosial Budi Agung dan Pundi Amal Budi Agung Salurkan Bantuan Korban Bencana di Tapanuli
Petugas PLN Berhasil Tembus Sibolga Julu, Sistem Kelistrikan Sibolga Berangsur Pulih
 
Komentar
 
Berita Terbaru