Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Mengapa Orang Kaya Semakin kaya, dan Orang Miskin Semakin Miskin.....?

Admin - Minggu, 13 Juli 2025 07:15 WIB
Mengapa Orang Kaya Semakin kaya, dan Orang Miskin Semakin Miskin.....?
Pixabay

Ketimpangan bukan sekadar angka statistik. Ia adalah kenyataan sosial yang bisa dilihat setiap hari: dari harga rumah yang makin tak terjangkau, akses pendidikan berkualitas yang tersekat oleh biaya, hingga modal usaha yang seolah hanya mudah dicari oleh mereka yang sudah punya jaringan dan reputasi.

Ekonom Prancis terkenal, Thomas Piketty, dalam bukunya yang monumental Capital in the Twenty-First Century, menyampaikan gagasan tajam: "r > g". Artinya, tingkat pengembalian modal (r), seperti saham, properti, atau dividen, cenderung lebih besar dari tingkat pertumbuhan ekonomi (g). Dengan kata lain, orang yang punya modal bisa memperkaya diri lebih cepat daripada mereka yang hanya mengandalkan kerja.

Itulah sebabnya orang seperti Pak Adrian bisa tidur nyenyak dan tetap menghasilkan uang, sementara Ibu Yati harus terus bekerja keras hanya untuk bertahan. Sistem ini bukan karena mereka berdosa atau jahat---tapi karena struktur ekonominya memungkinkan penggandaan kekayaan, bukan hanya pencarian nafkah.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
 
Komentar
 
Berita Terbaru