Lingkaran Setan: Utang, Konsumsi, dan Akses
Orang miskin sering kali terjebak dalam lingkaran setan utang konsumtif. Bukan karena mereka boros, tapi karena sistem memaksa mereka hidup "dibayar belakangan": kredit motor, cicilan HP, utang warung, dan kini---pinjaman online.
Akses terhadap produk keuangan formal sangat terbatas. Sementara untuk orang kaya, dunia seolah terbuka: kredit bunga rendah, akses investasi pasar modal, manajer aset pribadi, dan informasi berkualitas tinggi. Aset mereka terus tumbuh, bahkan saat tidur. Aset orang miskin? Kadang satu-satunya aset hanyalah tenaga mereka sendiri, yang nilainya cepat lelah dan tidak diwariskan.