Selasa, 08 September 2026 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Redaksi - Selasa, 08 September 2026 07:40 WIB
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Proyek tol

Pada Jalan Nasional Provinsi Aceh Ruas SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3), terdapat 28 titik penanganan tanggap darurat sepanjang 82,4 kilometer, yang terdiri atas 24 titik penanganan longsor dan 4 titik perbaikan jembatan. Ruang lingkup pekerjaan penanganan tanggap darurat ini meliputi penanganan jembatan, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), pemasangan blok beton, serta pekerjaan _bore pile_. Penanganan tersebut bertujuan untuk memperkuat lereng dan badan jalan pada titik - titik yang terdampak langsung oleh bencana, serta mendukung pemulihan fungsi ruas jalan dan konektivitas masyarakat.


Pekerjaan pada ruas tersebut dilaksanakan sejak 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progress fisik telah mencapai 58,78%, dimana 8 dari 28 titik telah selesai, terdiri atas dua titik blok beton, dua titik DPT, tiga titik shotcrete, dan satu titik jembatan. Penanganan pada lokasi ini melibatkan setidaknya 81 karyawan dan 315 tenaga kerja.


Selanjutnya, pada Ruas Jalan Nasional Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues - Blangkejeren (PPK 3.4), Hutama Karya menangani 23 titik terdampak bencana pada ruas jalan sepanjang 123 kilometer, dengan total panjang penanganan efektif 2,7 kilometer. Penanganan tersebut mencakup tujuh titik longsor dan satu jembatan pada Ruas Jalan N22 Aceh Tengah–Blangkejeren, serta 15 titik longsor pada Ruas Jalan N23 Blangkejeren–Aceh Tenggara.

Baca Juga:

Pekerjaan yang dilakukan mencakup pemasangan _precast_ buis beton, beton siklop FC15, dinding penahan beton, serta timbunan pilihan. Penanganan tersebut dilakukan untuk memperkuat dan meningkatkan stabilitas badan jalan pada titik terdampak sehingga ruas jalan dapat dipulihkan sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Pekerjaan telah dimulai sejak 6 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 46,17%, dengan dukungan sekitar 130 karyawan dan 190 tenaga kerja.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Panglima TNI Salurkan Bantuan dan Perkuat Pencegahan Karhutla di Sambas
Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan
Di Tapteng Wapres Gibran Tinjau Gereja GKPI Hutanabolon: Pemerintah Siap Membantu
Perdana, Jhoni Maslan Hutapea Pimpin Sidang Meja Hijau Pasca Dilantik jadi Ketua STP Sibolga
STP Sibolga Gelar PKKMB Bagi Mahasiswa Baru, Dr JM Hutapea : Segera Beradaptasi dan Raih Masa Depan yang Gemilang
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan ke Pihak Ketiga
 
Komentar
 
Berita Terbaru