Selasa, 08 September 2026 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Redaksi - Selasa, 08 September 2026 07:40 WIB
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Proyek tol

MATATELINGA, Jakarta :PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus mempercepat penanganan tanggap darurat pada infrastruktur jalan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Penanganan dilakukan melalui pekerjaan pada sejumlah titik longsor, jembatan, serta infrastruktur penyediaan air minum guna mendukung pemulihan konektivitas, mobilitas, dan layanan dasar masyarakat di wilayah terdampak.

Ruang lingkup penanganan pada sektor jalan dilakukan dengan perkuatan lereng dan badan jalan menggunakan DPT, blok beton, _bore pile_, drainase, _box culvert_, perkerasan, serta pekerjaan jembatan sesuai dengan karakteristik masing-masing titik. Sementara pada sektor air minum, penanganan dilakukan melalui pembersihan fasilitas, pembangunan sumur bor sebagai sumber air, rehabilitasi IPA eksisting, serta pembangunan IPA baru.

Baca Juga:
Hutama Karya menangani tiga ruas jalan nasional yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Bina Marga (BM), yaitu: SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3); Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues - Blangkejeren (PPK 3.4); serta Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5). Sementara pada sektor Direktorat Jenderal Cipta Karya, Hutama Karya turut menangani SPAM pascabencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.


Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Panglima TNI Salurkan Bantuan dan Perkuat Pencegahan Karhutla di Sambas
Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan
Di Tapteng Wapres Gibran Tinjau Gereja GKPI Hutanabolon: Pemerintah Siap Membantu
Perdana, Jhoni Maslan Hutapea Pimpin Sidang Meja Hijau Pasca Dilantik jadi Ketua STP Sibolga
STP Sibolga Gelar PKKMB Bagi Mahasiswa Baru, Dr JM Hutapea : Segera Beradaptasi dan Raih Masa Depan yang Gemilang
Rp1,03 Miliar Revitalisasi SDN 018 Lumban Pinasa Disorot, Komisi I Tegaskan Tak Boleh Dialihkan ke Pihak Ketiga
 
Komentar
 
Berita Terbaru