Bubarkan Bentrok Pemuda, Polres Belawan Sita Belasan Sajam
MATATELINGA,Belawan Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan menyita 13 bilah senjata tajam (sajam) serta satu martil yang digunakan untuk aksi
Berita Sumut
MATATELINGA - Padangsidimpuan : Keinginan bekerja ke luar negeri kerap menjadi pilihan warga untuk memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga. Namun, di balik peluang tersebut tersimpan risiko serius apabila keberangkatan dilakukan secara nonprosedural.
Dalam perbincangan bersama Erman Tale Daulay, host Bincang Tipis-Tipis di kanal Tale Trias Info, Nur Cahaya mengungkapkan bahwa persoalan keberangkatan warga bisa menjadi dilema tersendiri bagi dirinya sebagai lurah.
Baca Juga:Pasalnya, pemerintah kelurahan memberikan persetujuan administratif bagi warga yang hendak bekerja ke luar negeri. Di sisi lain, ia menyadari bahwa tanda tangan tersebut juga menyangkut keselamatan dan masa depan warga.
"Kadang masyarakat menganggap kami mempersulit ketika kami meminta mereka lebih teliti dan berhati-hati. Padahal, kami hanya ingin memastikan mereka memahami risikonya," ujar Nur Cahaya.
Pengalaman itu menjadi pelajaran penting.
Baca Juga:Menurut Nur Cahaya, masyarakat tidak cukup hanya diberi tahu bahwa bekerja ke luar negeri dapat memberikan penghasilan yang lebih baik. Mereka juga harus memahami bagaimana prosedur keberangkatan yang benar, dokumen yang diperlukan dan risiko apabila menggunakan jalur nonprosedural.
Karena itu, ia menyambut antusias kehadiran program Desa Binaan Imigrasi.
Gayung Bersambut, Imigrasi Jadikan Program Perhatian Besar
Baca Juga:Harapan Lurah Hutaimbaru tersebut mendapat respons positif dari Rizki Ramadhan, Kepala Kantor Imigrasi Padangsidimpuan.
Menurut Rizki, kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan sekaligus perlindungan yang lebih dekat dengan rakyat.
Melalui PIMPASA, petugas Imigrasi membangun komunikasi dengan perangkat kelurahan untuk menyampaikan berbagai informasi keimigrasian, termasuk persoalan paspor, prosedur bekerja ke luar negeri, hingga potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).
Baca Juga:"Imigrasi sekarang hadir untuk rakyat. Kami berkolaborasi dan menjalin komunikasi dengan Kelurahan Hutaimbaru," kata Rizki.
Menurutnya, edukasi tidak harus selalu dilakukan dengan menunggu masyarakat datang ke kantor Imigrasi. Justru, melalui Desa Binaan Imigrasi, informasi dapat lebih dahulu disampaikan melalui perangkat kelurahan sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan warga.
Paspor Bukan Sekadar Dokumen Perjalanan
Baca Juga:Rizki juga menegaskan bahwa proses penerbitan paspor, misal sesi wawancara, memiliki fungsi penting dalam membangun kesadaran dan melakukan penyaringan awal.
Di titik inilah edukasi menjadi penting.
Karena itu, sinergi antara Imigrasi, pemerintah kelurahan dan instansi terkait menjadi salah satu instrumen cegah dini TPPO dan TPPM.
Bagi Rizki, PIMPASA bukan sekadar program sosialisasi. Program tersebut harus menjadi jembatan komunikasi antara Imigrasi dan masyarakat di tingkat paling bawah.
Baca Juga:Desa Binaan Imigrasi diharapkan mampu membangun kesadaran sejak sebelum warga mengambil keputusan untuk berangkat.
Sebab, mencegah warga terjebak dalam persoalan hukum dan eksploitasi di luar negeri jauh lebih baik daripada menangani persoalan setelah mereka menjadi korban.
Kini, melalui PIMPASA, pemerintah kelurahan tidak lagi berjalan sendiri.
Imigrasi hadir lebih dekat, pemerintah kelurahan menjadi mitra, dan masyarakat menjadi pihak yang harus semakin terliterasi.
Baca Juga:Dari Hutaimbaru, pesan itu menjadi jelas: sebelum mengejar pekerjaan di negeri orang, pastikan jalannya benar. Sebab, satu langkah yang salah di awal bisa menjadi persoalan panjang di kemudian hari.
MATATELINGA,Belawan Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan menyita 13 bilah senjata tajam (sajam) serta satu martil yang digunakan untuk aksi
Berita Sumut
Kini, melalui PIMPASA, pemerintah kelurahan tidak lagi berjalan sendiri.Imigrasi hadir lebih dekat, pemerintah kelurahan menjadi mitra, dan
Berita Sumut
MATATELINGA,Rantauprapat Dua petenis meja Putera / Puteri U15, dari Kabupaten Labuhanbatu, dipastikan lolos mewakili Sumatera Utara, untuk
Lifestyle
MATATELINGA,Medan Sebanyak 654 Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan mulai mengikuti pembelajaran digital melalu
Lifestyle
MATATELINGA,Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam upaya penanggulangan
Berita Sumut
MATATELINGA, Palas Masyarakat Dalihan Natolu (DN) Ulayat Aek Nabara Barumun kerahkan ribuan massa dari 25 Desa SeKecamatan Aek Nabara Baru
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Unit Reskrim Polsek Medan Area kembali menangkap seorang pria karena terlibat aksi pencurian di gudang eksepsi Elsa Jaya
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Sebanyak 418 warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai dipulangkan dari posko
Berita Sumut
MATATELINGA, Karo Pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo hari ini, Senin 7/
Berita Sumut
JakartaRangkaian Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berakhir di Cendrawasih Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Mingg
Ekonomi
MATATELINGA,Medan PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergak dalam pengelolaan terminal nonpetikem
Ekonomi
MATATELINGA, Medan Tim Direktorat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Pangan melakukan inspeks
Ekonomi