Dalam sambutannya Wesly mengatakan, Safari Kebangsaan Polda Sumut Tahun 2025 dalam suasana penuh semangat persatuan dan kebersamaan.
"Atas nama Pemko Pematangsiantar, saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Polda Sumatera Utara. Safari Kebangsaan bukan hanya menjadi momentum silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa nasionalisme, wawasan kebangsaan, serta sinergi dalam menjaga keutuhan NKRI," katanya.
Baca Juga:
Lebih lanjut Wesly menyampaikan, Kota Pematang
siantar mendapat peringkat kelima Kota Toleransi se-Indonesia. Sehingga kegiatan tersebut sangat relevan dengan wujud kemajemukan Kota Pematang
siantar.
"Melalui Safari Kebangsaan, kita diingatkan kembali akan pentingnya menjaga toleransi, moderasi, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Kota Pematangsiantar dikenal sebagai miniatur Indonesia, sebagai kota yang sangat toleransi, dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang hidup berdampingan secara harmonis, "ujarnya.
Wesly mengajak semua untuk terus menumbuhkan semangat cinta tanah air, menjaga kerukunan, dan meneguhkan komitmen
kebangsaan demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.
Acara dilanjutkan ceramah yang disampaikan KH Akhmad Khambali, yang menyampaikan, sebagai pelayan masyarakat harus murah senyum, dan mewujudkan Kota Pematangsiantar anti hoaks, anti narkoba, dan anti judi.
Baca Juga:
KH Akhmad Khambali mengapresiasi Wali Kota Wesly Silalahi yang mewujudkan Kota Pematang
siantar sebagai kota majemuk dengan tingkat toleransi yang tinggi di Indonesia.
Kemudian dilanjut Doa Bersama untuk Negeri dipimpin Kyai Muhtarom SAg sembari mengheningkan cipta sekaligus memeringati Hari Pahlawan.
Sementara itu, Kapolres AKBP Sah Udur TM Sitinjak mengapresiasi kegiatan Safari Kebangsaan sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat dan memperkuat nilai-nilai
kebangsaan.
"Kita ingin meneguhkan komitmen bersama menjaga keutuhan bangsa, mempererat kerukunan umat beragama, serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Pematangsiantar," sebutnya.(sip)
Baca Juga: