Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Kasatpol PP Dicopot? Ricuh Pansus Paripurna

- Kamis, 08 Juni 2017 00:30 WIB
Kasatpol PP Dicopot? Ricuh Pansus Paripurna
google/net
MATATELINGA, Medan: Gedung DPRD Medan ricuh. Para elit politik tegang urat soal hasil pansus pencopotan Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan. Apakah ada pesanan? Seperti diketahui, Rabu (7/6/2017), Ketua Pansus Zulkarnain Yusuf membacakan LKPj menyangkut keberadaan tupoksi Satpol PP Kota Medan.



Dalam laporannya, Zulkarnain Yusuf meminta Kepala Satpol PP Medan Muhammad Sofyan untuk diganti."Pansus menyimpulkan, Kasatpol PP harus diganti," ucap Zulkarnain di Ruang Paripurna DPRD Medan. Tak lama berselang, sidang sedikit ricuh. Pasalnya, Ketua Fraksi PAN Bahrumsyah meminta hasil Pansus LKPj tak ujuk-ujuk menjadi keputusan DPRD Medan.

Bahrumsyah menilai pencopotan itu merupakan hasil rekomendasi pansus, tapi bukan keputusan rekomendasi DRPD Medan. Senada dikatakan Paul Mei Simanjuntak. Kepada pimpinan dewan, Paul menegaskan bahwa kelemahan penegakan Perda bukan hanya kelemahan Satpol PP Medan. Tak ketinggalan, Mulia Asri Rambe yang juga anggota Pansus juga turut memberikan instruksi.

"Dalam finalisasi LKPj, saya tak menerima undangan. Pencopotan Satpol PP harus ditinjau kembali," tegar Mulia Asri Rambe.Beberapa anggota dewan yang sepakat dalam keputusan pansus yakni, politisi PPP, Zulkifli Lubis. "Kami (Pansus) sudah menilai kinerja Satpol PP dengan serius.Kita mau perda ditegakkan, itu saja," tutur Zulkifli.



Politisi Gerindra Waginto juga sepakat dengan kesimpulan Pansus mengenai pencopotan Kasatpol PP. "Ini keberanian kita, saya setuju sama Pansus LKPj. Penegakkan di Medan sangat minim," ujar Waginto. Situasi paripurna terus dihujani interupsi, Wakil Ketua DPRD Medan dari Partai Demokrat, Burhanuddin Sitepu meminta rapat diskors.

(Mtc/tim) 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru