MATATELINGA,, Simalungun : Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui sejumlah perangkat daerah gelar pelayanan publik terpadu di Nagori Siboras, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (10/7/2026).Berbagai layanan dihadirkan dalam satu lokasi, baik administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan berupa cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi medis.
Seperti Dinas Pendataan Pendudukan dan Keluarga Berencana gelar pelayanan KB. BPJS juga menggelar layanan BPJS Kesehatan dan layanan sosial. Warga cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga untuk memanfaatkannya.Sedangkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial turut menyalurkan paket sembako.
Pada kesempurnaan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako serta alat pertanian berupa Hand Traktor dan Corn Sheller Mobile kepada kelompok tani setempat.Menurut Bupati, sejumlah warga antusias memanfaatkan layanan sekaligus menyampaikan harapan secara langsung. "Saya senang melihat antusiasme ini. Kehadiran kami di sini adalah untuk mendengar kebutuhan nyata warga, bukan sekadar
laporan di meja kerja," sebut Bupati
Ia juga mengingatkan warga, agar tetap menjaga kesehatan dan memperhatikan kesejahteraan sesama lansia.Dijelaskan Bupati, untuk mempercepat kemajuan wilayah, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program prioritas diantaranya, Rekonstruksi Jalan Jurusan Tiga Raja-Rakut Besi senilai Rp13 miliar.Selain itu, Pembangunan jalan usaha tani di sejumlah Nagori, yaitu Nagori Saribu Candi Rp.151,2 juta, Nagori Bandar Saribu Rp 210,4 juta, Nagori Sinar Naga Mariah Rp 190,7 juta dan alokasi umum Rp 190,7 jutaSelain itu, Pembangunan sumur bor di Nagori Siboras dan Bintang Mariah Juma Pulian masing-masing Rp 130 juta. Bantuan alat pertanian, 1 unit Cultivator untuk Nagori Ujung Mariah, serta 2 unit untuk Nagori Mardinding.Adanya aspirasi warga terkait belum ada SPBU dan kesulitan mendapatkan BBM. Bupati melihat wilayah memiliki sekitar 1.200 hektare lahan pertanian jeruk. Lalu Bupati menyatakan akan segera menjalin komunikasi dengan investor dan pelaku usaha.
"Kami akan berupaya agar kebutuhan BBM untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari segera terpenuhi," ujarnya.(sip)