Jumat, 18 September 2026 WIB

Keluarga Korban Pekerja Tambang Galian "C" Marjanji Asahan Dapat Bantuan

Didiek Eddy Susanto - Kamis, 25 September 2025 20:26 WIB
Keluarga Korban Pekerja Tambang Galian "C" Marjanji Asahan Dapat Bantuan
Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan bersama keluarga korban menerima bantuan dari Pemerintah.

MATATELINGA,Asahan : Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan bantuan kepada keluarga korban tewas akibat tertimbun tanah dan bebatuan yang diusahai oleh Syafei Marpaung di desa Marjanji Aceh kecamatan Aek Songsongan Asahan, bantuan Pemerintah Kabupaten Asahan tersebut diberikan kepada tiga keluarga korban tewas diantaranya Roni Siahaan, Aprizal Siagian warga desa Marjanji Aceh dan Safen dari desa Pulau Raja mendapat santunan Rp.15.000.000,- dan korban yang mengalami luka serius serta dalam kondisi kritis yang dirawat di RS Medan atas nama Edi Triono juga mendapat santunan sebesar Rp.5.000.000,-.

Pemerintah kabupaten Asahan yang diwakili Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan M.Azmi Ismail dalam keterangannya mengatakan. terhadap korban meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tanah dan bebatuan di areal penambangan galian "C" yang diusahai oleh Syafei Marpaung di desa Marjanji Aceh kecamatan Aek Songsongan beberapa waktu lalu terhadap seluruh keluarga korbannya telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Asahan, bantuan tersebut berupa uang dan sembako, dan bantuan dimaksud jangan dinilai dari seberapa besarnya, namu bantuan tersebut merupakan bukti keprihatinan Pemerintah atas terjadinya musibah ini, ujarnya.

Lebih lanjut Assisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Asahan M.Azmi Ismail juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan turut berduka cita dan berbela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, dan kepada Camat Aek Songsongan beserta jajarannya untuk melakukan pemetaan serta analisis wilayah rawan bencana serta menutup tambang galian "C" tersebut.

Baca Juga:

Menurutnya langkah antisipatif sangat penting dilakukan sejak dini agar potensi kerawanan dapat dipetakan dan risiko bencana dapat diminimalisir.

Pemetaan wilayah akan membantu kita mengambil langkah cepat, sehingga kejadian serupa bisa dicegah di masa mendatang," pungkasnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bunuh Dosen Sendiri, Roymardo Minta Keringanan Hukuman
 Rentut Belum Turun, Pembunuh Dosen UMSU Belum Dituntut
Mahasiswa Pembunuh Dosen UMSU Batal Dituntut
 Keluarga Pembunuh Dosen UMSU Minta Maaf
Sidang Pembunuhan Dosen UMSU Berakhir Ricuh
Hakim Perintah Jaksa Hadirkan Dewa Tarigan
 
Komentar
 
Berita Terbaru