Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Angkot Pengangkut BBM 51 Liter Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar

- Kamis, 23 September 2021 22:00 WIB
Angkot Pengangkut BBM 51 Liter Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar
MATATELINGA
Para korban yang mengalami luka bakar saat berada di RS. Bhayangkara Ko
MATATELINGA. Tebingtinggi - Satu unit Angkutan Kota (Angkot) merk CV Tambun BK 1638 NA bermuatan 51 liter BBM, terbakar di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar gambir Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, Kamis siang (23/09/2021) sekira pukul 12.20 Wib.


Akibat dari terbakarnya angkot tersebut, tiga orang remaja yang berada di dalam angkot mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan itensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Diketahui, pemilik angkot tersebut adalah CM (51), warga jalan Tengku Hasyim, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi. Namun saat kejadian, angkot tersebut dikendarai oleh anaknya bernama MM (19), bersama tiga rekannya yakni RB (14), KA (14), dan JM (18), untuk membeli BBM di SPBU Simpang Rambung.

Baca Juga:Kunker ke Nias, Kapoldasu Genjot Akselerasi Vaksinasi

Menurut keterangan Kasubag Humas Polres Tebingtinggi Aiptu Agus Arianto, awal dari kejadian tersebut bermula ketika MM dan kawan-kawannya membeli BBM di SPBU Simpang Rambung.

Usai membeli BBM, diduga karena tidak hati-hati, tempat pengisian BBM (nojel) telah lepas sehingga BBM tersebut muncrat kebagian mesin dan menimbulkan percikan api, sehingga angkot tersebut langsung terbakar.


“Saat itu, supir keluar dari dalam angkot tersebut dan 3 korban masih berada di dalam angkot. Berkat bantuan warga sekitar, api dapat dipadamkan. Namun tiga remaja yang terjebak di dalam angkot, mengalami luka bakar. Ketiga korban mengalami luka bakar di tangan, kaki, dan wajah. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi,” jelas Agus Arianto.

Agus menambahkan, kasus ini sudah ditangani oleh Polres Tebingtinggi. “Satu unit mobil mini bus Angkot sudah diamankan sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut,” bilangnya.

[br]

Agus juga kembali menegaskan, kebakaran tersebut disebabkan kelalaian korban yang tidak melihat tempat pengisian BBM (nojel) telah lepas atau bocor sehingga menyebabkan kebakaran.

“Apalagi, angkot tersebut telah salah guna, karena membawa BBM sebanyak 51 liter menggunakan jerigen sehingga rawan terjadinya kebakaran di dalam mobil,” jelas Agus mengakhiri. (Mtc/bas)
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru