Kapolda Sumut Tekankan Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Sertijab Irwasda
MATATELINGA,Medan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menekankan pentingnya penguatan fungsi penga
Berita Sumut
MATATELINGA - Cirebon : Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Jawa Barat, tersimpan sebuah bangunan bersejarah bernama Gedung Pertenunan. Bangunan ini berasal dari masa kolonial Belanda dan hingga kini masih dipertahankan dan dirawat sebagai bagian dari warisan sejarah.
Namun, gedung tua itu kini tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu. Di dalamnya, warga binaan justru sedang merajut masa depan.
Di tempat yang dahulu menjadi bagian dari aktivitas pertenunan tersebut, kini berlangsung berbagai kegiatan pembinaan kemandirian, antara lain menjahit, bordir dan produksi pakaian, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Baca Juga:
Salah seorang warga binaan, Dedi, mengikuti kegiatan pembinaan menjahit di Lapas Kelas I Cirebon. Tangannya tidak sekadar menggerakkan jarum dan benang untuk menghasilkan pakaian. Keterampilan itu diharapkan menjadi bekal ketika kelak ia kembali ke tengah masyarakat.
"Jadi menjahit baju, menjahit masa depan," demikian gambaran yang muncul dari kegiatan pembinaan tersebut.
Kalapas Kelas I Cirebon, Suranto, dalam program Bincang Tipis-Tipis yang dipandu host Erman Tale Daulay, mengatakan pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi juga bagaimana warga binaan memperoleh bekal untuk menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.
Baca Juga:
"Pembinaan kemandirian ini adalah bekal modal duniawi. Agar setelah melaksanakan pembinaan di sini, mereka punya bekal, termasuk bekal yang bersertifikasi, sehingga setelah keluar dari sini mampu mengamalkan atau bekerja sesuai dengan kemampuan yang telah diberikan," ujar Suranto.
Semangat tersebut sejalan dengan paradigma pemasyarakatan yang kini menempatkan warga binaan sebagai manusia yang harus dipersiapkan untuk kembali hidup dan berperan di tengah masyarakat.
Karena itu, kegiatan menjahit, bordir, dan berbagai keterampilan lainnya bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu selama berada di Lapas. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan proses mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan produktif dan peluang untuk mandiri setelah menjalani masa pidana.
Baca Juga:
"Kalau ada instruktur yang jago, bisa memberikan pelatihan dan mentransfer ilmu menjahit di sini. Atau memberikan order pekerjaan kepada kami. Insya Allah, apapun yang dipesan terkait dengan penjahitan, sablon maupun pembuatan kaos, kami siap melaksanakan," katanya.
Menurut Suranto, kesinambungan order menjadi salah satu kunci agar keterampilan warga binaan tidak berhenti sebatas pelatihan. Dengan adanya permintaan dari masyarakat atau dunia usaha, warga binaan dapat terus berproduksi sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Hal itu menjadi semakin penting mengingat kondisi Lapas Kelas I Cirebon yang menghadapi keterbatasan kapasitas. Di tengah kondisi tersebut, pembinaan tetap harus berjalan.
Baca Juga:
Suranto juga mengajak pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam proses pembinaan.
Heritage yang Menjadi Ruang Menenun Masa Depan
Di tengah aktivitas pembinaan tersebut, keberadaan Gedung Pertenunan memberikan dimensi lain yang membuat Lapas Kelas I Cirebon memiliki cerita tersendiri.
Baca Juga:
Gedung bersejarah itu kini seperti mempertemukan dua zaman.
Di satu sisi, ia menyimpan jejak masa lalu melalui bangunan dan peralatan pertenunan yang diwariskan dari masa kolonial. Di sisi lain, ruang yang sama kini menjadi tempat warga binaan belajar keterampilan untuk menghadapi masa depan.
Dulu menenun kain, kini menenun harapan.
Dulu gedung ini menjadi bagian dari aktivitas pertenunan. Kini, di tempat yang sama, warga binaan menenun cita-cita tentang kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Jarum, benang, mesin jahit dan mesin bordir yang bekerja di dalamnya menjadi simbol bahwa proses pembinaan bukan hanya tentang bagaimana seseorang menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana ia dipersiapkan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat.
Baca Juga:
"Jargon kami adalah memanusiakan manusia. Mudah-mudahan pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.
Gedung Pertenunan di Lapas Kelas I Cirebon akhirnya bukan hanya tentang bangunan tua yang menyimpan sejarah. Ia menjadi ruang perjumpaan antara warisan masa lalu dan harapan masa depan.
Di sana, warga binaan belajar menjahit pakaian. Tetapi sesungguhnya, mereka sedang menjahit masa depan.
Baca Juga:
MATATELINGA,Medan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menekankan pentingnya penguatan fungsi penga
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kepengurusan Satuan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara periode 20262030
Berita Sumut
MATATELINGA,Pematangsiantar Atas nama Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi A Sitanggang SSTP
Berita Sumut
Kalapas Kelas I Cirebon, Suranto, dalam program Bincang TipisTipis yang dipandu host Erman Tale Daulay
Nasional
MATATELINGA,Simalungun Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal (Irjen) Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan k
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Kabupaten Deli Serdang meraih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Nasional 2026 kategori kabupaten. Pe
Berita Sumut
MATATELINGA, Belawan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI resmi mengeluarkan penyesuaian operasional dan rute bagi kapal pe
Ekonomi
MATATELINGA,Medan Sopir truk tangki, Fauzan Hasri (40), harus menjalani hukuman tujuh bulan penjara setelah dinyatakan terbukti menyalahgun
Berita Sumut
MATATELINGA,Palas Ketetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit mitra plasma oleh Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Pertanian
Ekonomi
MATATELINGA, Belawan Menyambut HUT Pemuda Pancasila ke 67 Tahun 2026 PAC PP Kecamatan Medan Belawan mengadakan tiga perlombaan.Perlombaan
Lifestyle
MATATELINGA, T.Tinggi Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program Keluarga Berencana (KB) dan kesehat
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan A
Berita Sumut