Senin, 10 Agustus 2026 WIB

Kalapas Gorontalo Junaidi Rison Optimalkan Lahan Tidur untuk Budidaya Kangkung, Dukung Kemandirian Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Admin - Rabu, 24 Juni 2026 16:45 WIB
Kalapas Gorontalo Junaidi Rison Optimalkan Lahan Tidur untuk Budidaya Kangkung, Dukung Kemandirian Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Matatelinga/Istimewa]
Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, mengatakan pemilihan kangkung bukan tanpa alasan. Selain mudah dibudidayakan, komoditas tersebut memiliki permintaan pasar yang sangat tinggi di Gorontalo. Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison,

MATATELINGA - Gorontalo : Di tengah pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2026 yang dihadiri Presiden Republik Indonesia di Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo turut mengambil bagian dalam mendukung program kemandirian pangan nasional melalui budidaya berbagai komoditas pertanian, salahsatunya kangkung.

Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, mengatakan pemilihan kangkung bukan tanpa alasan. Selain mudah dibudidayakan, komoditas tersebut memiliki permintaan pasar yang sangat tinggi di Gorontalo.

"Bagi masyarakat Gorontalo, kangkung cah merupakan salahsatu santapan favorit yang hampir selalu hadir sebagai pendamping ikan bakar. Karena itu, kebutuhan pasar terhadap kangkung sangat besar dan relatif stabil," ujar Junaidi.

Baca Juga:
Menurutnya, Lapas Gorontalo menerapkan prinsip produksi berbasis kebutuhan pasar. Sebelum memperluas budidaya, pihaknya terlebih dahulu menjalin kerja sama pemasaran dengan sektor usaha sehingga hasil panen memiliki kepastian serapan.

"Kami sudah menjalin kerja sama dengan salah satu jaringan ritel di Gorontalo. Bahkan mereka menawarkan puluhan jenis tanaman yang berpotensi dipasarkan. Artinya, hasil produksi warga binaan memiliki peluang pasar yang sangat terbuka," katanya.

Budidaya kangkung tersebut memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif. Meski menghadapi tantangan berupa struktur tanah berpasir, Lapas Gorontalo berhasil mengubah lahan tidur menjadi area pertanian yang menghasilkan.

Junaidi menegaskan, program ketahanan pangan di dalam lapas bukan sekadar menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Baca Juga:
"Yang paling penting, warga binaan memperoleh keterampilan bertani yang bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Selain itu, dari kegiatan produksi yang dilakukan, mereka juga mendapatkan penghasilan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan baik pribadi maupun keluarganya," jelasnya.

Ia menilai kegiatan produktif tersebut menjadi wujud transformasi pemasyarakatan modern yang tidak lagi semata berorientasi pada penghukuman, melainkan pembinaan dan pemberdayaan.

Selain kangkung, warga binaan juga membudidayakan terong dan tengah mengembangkan sistem pengolahan sampah terpadu di lingkungan lapas. Program tersebut akan mengubah sampah organik menjadi kompos dan nutrisi tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui kemandirian pangan, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:
Dengan memanfaatkan lahan tidur, membangun kemitraan pasar, dan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, Lapas Kelas IIA Gorontalo menunjukkan bahwa pemasyarakatan dapat menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Editor
: James Pardede
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Perkuat Literasi Keimigrasian dari Pelosok, Imigrasi Gorontalo Kembangkan Desa Binaan Berbasis Pesisir, Pegunungan, dan Pertambangan
Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII 2026, Bupati Anton Disambut Gubernur Gorontalo
Gorontalo dan Sulteng di Guncang Gempa Bumi
Pimpin Apel Awal Mei, Kajari Olan Pasaribu Tekankan Pentingnya Tanggungjawab Dalam Menjalankan Tugas
Kajari Kabupaten Gorontalo Olan Pasaribu Lantik Kasi Datun dan Kasubseksi Datun
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Kejari Gorontalo Gelar Halal Bi Halal
 
Komentar
 
Berita Terbaru