Buka Kejuaraan Sepak Bola Antar SMA S edarajat, Wesly Lakukan Kick Off
MATATELINGA,Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn didampingi Unsur Forkopimda melakukan kick off buka Kejuaraan Sepak Bola Antar
Bola
MATATELINGA - Batu : Ucapan selamat datang dari seorang sahabat lama. Begitulah Tri Wahyudi Saleh menyambut terpilihnya kembali HM Yadi Sofyan Noor sebagai Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional periode 2026–2031.
Bagi Tri Wahyudi, terpilihnya kembali Sofyan bukan sekadar pergantian atau keberlanjutan kepemimpinan sebuah organisasi. Di baliknya terdapat harapan agar KTNA semakin kuat menjadi rumah besar para petani dan nelayan sekaligus mitra strategis dalam mendorong kemajuan pertanian Indonesia.
Baca Juga:Ucapan selamat Tri itu mendapat sambutan hangat dari Sofyan. Ketua Umum KTNA terpilih tersebut secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Tri Wahyudi, yang disebutnya sebagai sahabat karib yang kepeduliannya terhadap KTNA dan para petani tidak pernah luntur.
"Pak Tri itu sahabat petani. Beliau menyatu dengan dunia pertanian," kata Sofyan.
Tri tercatat menempuh pendidikan tingkat SLTA di Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP)–Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Negeri Yogyakarta dan lulus pada 1986. Sejak awal, ia memilih jalur pengabdian yang tidak jauh dari dunia pertanian, khususnya sektor pangan.
Baca Juga:Selama lebih dari dua dekade, perjalanan profesional Tri bersentuhan langsung dengan sektor pangan, antara lain melalui kiprahnya di Perum BULOG, sebelum kemudian sekitar enam tahun terakhir berkiprah di Pupuk Indonesia.
Jejak panjang tersebut pula yang membuat Tri memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh dan pendahulu KTNA, antara lain mendiang H. Oyon Tahyan dan almarhum Winarno Tohir.
Kedekatan itu juga dirasakan para pengurus KTNA di daerah.
Ketua KTNA Jawa Barat Otong Suranta mengatakan, kolaborasi KTNA Jawa Barat dengan Tri Wahyudi telah berlangsung sejak Tri masih berkarier di BULOG hingga saat ini berada di Pupuk Indonesia.
Baca Juga:"Beliau selalu memperhatikan kepentingan petani. Bagaimana hasil pertanian bisa dihargai dengan layak, sampai bagaimana sarana produksi dalam berbudidaya bisa tercukupi dengan baik," kata Otong.
Menurut Otong, perhatian tersebut antara lain terlihat dalam upaya mendorong ketersediaan sarana produksi pertanian, termasuk pupuk, sehingga petani tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh kebutuhan budidayanya.
Menurut Zulharman, hubungan tersebut telah berkembang menjadi persahabatan yang jauh lebih panjang dan personal.
Baca Juga:"Persahabatan KTNA dengan Pak Tri Wahyudi bukan hanya persahabatan dalam lingkup kerja sama bisnis. Lebih dari itu, persahabatan sebagai sahabat baik dalam membangun kemitraan maupun silaturahmi," kata Zulharman.
Ia mengatakan, di kalangan petani dan pengurus KTNA, Tri bahkan lebih akrab dipanggil dengan sebutan sederhana: Pak Tri.
"Persahabatan ini bukan dihitung dari satu atau dua tahun. Sudah lama sekali beliau menjadi sahabat petani, terutama di lapangan," ujarnya.
Zulharman juga menilai hubungan KTNA dan Pupuk Indonesia dalam kiprah Tri telah memberikan kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk dalam aspek distribusi pupuk bersubsidi dan peningkatan kesejahteraan petani.
Baca Juga:Ia menyebut salahsatu perubahan yang dirasakan petani adalah kemudahan memperoleh pupuk dibandingkan dengan sistem sebelumnya.
"Hasil karya Pak Tri dan rekan dapat kita nikmati hingga sekarang. Teman-teman mendapatkan pupuk lebih mudah dan tidak berbelit-belit seperti dulu," katanya.
Namun, hubungan Tri dengan KTNA tidak berhenti pada persoalan pupuk.
Baca Juga:Zulharman mengatakan, Tri juga memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan KTNA, termasuk pertemuan antarpelaku pertanian. Dukungan terhadap forum-forum tersebut dinilai membantu petani dari berbagai daerah bertemu, bertukar pengalaman dan mentransformasikan pengetahuan. Di sinilah persahabatan Tri dengan KTNA menemukan maknanya yang lebih luas.
Rembug petani bukan hanya tempat membicarakan organisasi. Ia menjadi ruang bertemunya pengalaman, pengetahuan dan persoalan nyata yang dihadapi petani dari berbagai penjuru Indonesia.
Petani mengetahui bagaimana perubahan cuaca memengaruhi produksi, bagaimana pupuk menentukan biaya usaha tani, bagaimana harga hasil panen bergerak, hingga bagaimana akses pasar menentukan keuntungan mereka.
Baca Juga:Karena itu, suara petani menurut Tri penting menjadi bagian dari pembicaraan ketika bangsa ini merancang masa depan pertanian.
Namun potensi tersebut membutuhkan manusia yang mampu mengelolanya, teknologi yang tepat guna, pembiayaan, kepastian pasar, sarana produksi dan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
Ketika seluruh kekuatan itu bertemu, rembug petani tidak lagi sekadar menjadi forum silaturahmi. Ia dapat menjadi ruang untuk mencari solusi bersama.
Baca Juga:Dan bagi Tri Wahyudi, hubungan panjang dengan KTNA pada akhirnya bukan hanya tentang pupuk, pekerjaan atau kemitraan.
Persahabatan yang tumbuh sejak perjalanan pendidikan di sekolah pertanian, berlanjut dalam pengabdian di sektor pangan, bersentuhan dengan BULOG, kemudian berlanjut bersama Pupuk Indonesia dan terus terhubung dengan para petani serta keluarga besar KTNA di berbagai daerah.
Sementara bagi Tri, persahabatan itu seolah menemukan maknanya setiap kali para petani berkumpul dalam sebuah rembug.
Baca Juga:Yang jauh didekatkan. Yang berbeda dipertemukan. Yang berat dicari jalan keluarnya bersama.
Baca Juga:
MATATELINGA,Pematangsiantar Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn didampingi Unsur Forkopimda melakukan kick off buka Kejuaraan Sepak Bola Antar
Bola
MATATELINGA,Medan Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan meminta perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Ret
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan menggelar serangkaian rapat teknis bersama sejumlah perangkat d
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Seorang pria berinisial IH (27) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang karena kepemilikan narkotik
Berita Sumut
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera memberikan kepastian tindak lanjut penang
Berita Sumut
MATATELINGA,Binjai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, S.H., M.H., didampingi Kepala Bidang Info
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap peredaran narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Pekan Besitang, Kecamatan Besitang,
Berita
MATATELINGA, Medan Seorang oknum prajurit TNI berinisial MJA alias Zaki terekam kamera CCTV diduga membawa kabur sepeda motor rekan kerjany
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) diringkus Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan karena mengedarkan narkotika jenis sab
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Seorang penumpang bus travel berinisial FYM ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. FYM diduga membawa 480 g
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh Selatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tapaktuan bersama aparat penegak hukum menggelar penggeledahan kamar hunia
Aceh
MATATELINGA,Simalungun Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan Baksoskes Bazar Mura
Berita Sumut