NEW DELHI - Matatelinga, Ternyata, lekatnya budaya patriarki pada masyarakat India
menempatkan perempuan muda di India pasa kasta terendah seperti
dipublikasikan dalam Proceedings of The National Academy of Sciences
(PNAS).
Para peneliti kerap bingung mengapa banyak anak di
India, meskipun kaya, lebih pendek dan kecil dibandingkan anak-anak di
Sahara-Afrika.
Menurut ekonom asal New Delhi, Dianey Coffey, kesehatan ibu muda di
India lebih buruk dibandingkan yang diperkirakan. Sekitar 42,2 persen
wanita muda di India memiliki berat badan di bawah normal.
"Di India, ibu muda yang baru menikah merupakan kelompok orang yang
paling rendah tingkatnya, termasuk lebih rendah dibandingkan perempuan
tua," terang perempuan mahasiswa dokteral Princeton ini seperti dilansir
Fox News, Rabu (25/3/2015).
Apalagi banyak wanita muda yang sedang hamil di India masih diminta
untuk memasak bagi seluruh anggota keluarga, dan mereka hanya dapat
sisanya.
"Saat perempuan muda di India hamil mereka sebenarnya menginginkan
kehidupan tenang. Sayang, kenyataan itu jauh dari harapan karena mereka
tetap diminta untuk bekerja keras tapi makan sedikit," terang Coffey.
Hal ini membuat berat badan rata-rata wanita muda hamil di India
sangat rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan masyarakat
Sahara-Afrika.
Ketika bayi lahir dari ibu yang memiliki berat badan kurang,
kemungkinan meninggal di bulan pertama kehidupannya sangat besar.
Kalaupun hidup, kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi dengan baik bisa
menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif di kemudian hari.
(....)