Dalam sambutannya, Agus Marwan berharap, kehadiran buku tersebut dapat memberikan wawasan yang utuh bagi pembaca, khususnya kalangan mahasiswa dan peneliti, mengenai pengaruh ideologi terhadap dinamika politik dan perkembangan demokrasi di Iran, pasca
revolusi Islam.
Dikesempatan ini, Agus Marwan mengajak, mari kita kupas bersama gagasan-gagasan yang tertuang dalam buku Iran Pasca Revolusi Islam karya Suhari Pane ini.
Kegiatan bedah buku ini, sengaja dilaksanakan panitia terbuka untuk umum dan digelar secara gratis.
Diakhir bedah buku, panitia memberikan e-Sertifikat, bagi peserta yang hadir. Usai bedah buku, acara dilanjutkan dengan bazar buku. Setiap pembelian buku senilai Rp80.000 berhak mendapatkan minuman kopi secara cuma-cuma.
Baca Juga:
Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh diskusi yang konstruktif hingga berakhirnya acara.
Sekedar informasi, Suhari Pane, yang pernah menjabat wakil bupati, berpasangan dengan dr Tigor Panusunan Siregar sebagai bupati, bersama Agus Marwan, merupakan teman sesama alumni Universitas Muhammadiyah di Yogyakarta, dijuluki sebagai kota pendidikan dan kota gudek, yang melahirkan banyak pemikir bangsa. (Yasmir)