Pelindo Regional 1 Hadiri Undangan Wali Kota Medan
MATATELINGA,Medan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menghadiri undangan Wali Kota Medan yang diselenggarakan di Grand City Hall M
Ekonomi
MATATELINGA, Medan :Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai bangsa yang kuat adalah bangsa yang menjaga kebudayaannya, sedangkan bangsa yang melupakan budaya akan kehilangan jati diri.
Baca Juga:
Usai tarian, acara berlanjut ke inti ritual, yakni ritus Mandi Belimau. Dalam momen itu, Rico Waas tampil mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan peci hitam dan dengan penuh takzim menyiramkan air rebusan limau dari gayung kayu ke atas kepala warga satu per satu.
Baca Juga:Dalam kesempatan itu, Rico Waas mengajak masyarakat menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, tradisi seperti petang belimau dan meugang puasa merupakan warisan berharga yang tidak lekang oleh zaman dan wajib dipertahankan di tengah arus modernisasi.
Wali Kota mencontohkan bagaimana negara lain mempromosikan budaya mereka hingga menjadi daya tarik dunia. Karena itu, menurutnya, masyarakat Medan juga harus percaya diri menampilkan identitas budaya sendiri, khususnya budaya Melayu yang sarat nilai sejarah dan spiritual.
Baca Juga:Rico Waas juga menekankan bahwa keberagaman budaya di Kota Medan merupakan kekayaan yang harus dibanggakan bersama. Ia mengungkapkan meski bukan berlatar belakang Melayu, dirinya mencintai tradisi Melayu, mulai dari mengenakan busana adat, berpantun, hingga menikmati kesenian tradisional.
"Saya mungkin bukan orang Melayu, tapi saya suka berbaju Melayu, suka berdenjang Melayu, dan suka berpantun. Kalau sudah cinta, itu akan menjadi kebiasaan," katanya disambut antusias hadirin.
Rico Waas menambahkan, Pemerintah Kota Medan berkomitmen terus mempopulerkan budaya lokal agar tetap hidup dan dikenal generasi muda. Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan budaya luar biasa dari Aceh hingga Papua yang patut dipromosikan sebagai kebanggaan nasional.
Baca Juga:Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Sukronedi, Ketua MUI Medan H. Hasan Matsum, serta unsur Kerapatan Adat Diraja Kedatukan Sunggal Serbanyaman yakni Datin Ampunan Sunggal, Datuk Ihram bergelar Datuk Bendahara Sunggal, Datuk Juanda bergelar Datuk Graha Sunggal, Tengku Penasehat Utama Sunggal Tengku Mohar Om Tatok, dan Tengku Penasehat Sunggal Tengku H. Zaidi, dan Sekda Wiriya Alrahman.
MATATELINGA,Medan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menghadiri undangan Wali Kota Medan yang diselenggarakan di Grand City Hall M
Ekonomi
MATATELINGA, Aceh Selatan Menjelang siang, ketika matahari mulai meninggi di langit Tapaktuan, suara klakson sepeda motor Arbaini perlahan
Aceh
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi dukungan Komisi VII DPR RI agar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU)
Berita Sumut
Kolaborasi BTN dengan Artajasa diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Menara BTN, Jakarta, Rabu (8/7/2026)
Ekonomi
Besok Panggung PRSU akan diisi malam seni dan budaya dari Kota Sibolga
Berita Sumut
MATATELINGA,Lubuk Pakam Seorang Nasabah PT BPR Prima Madani (PM) Susianwati (50) warga Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan tenggat waktu kepada seluruh Camat untuk segera menuntaskan pendaft
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Akal bulus Christian Nata Lubis (31), mampu memperdaya mantan pacarnya Nuri Ulina Putri (33), warga Jalan Karya Jaya Med
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Sebanyak 101 bungkus liquid Pod Getar mengandung narkoba gagal dikirim ke Jakarta setelah seorang penumpang pesawat dita
Berita Sumut
Kejari Poso Selesaikan Perkara Pencemaran Nama Baik Dengan Humanis, Tersangka Buat Video Permohonan Maaf di Akun Media Sosial
Nasional
MATATELINGA, Medan Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk mengajak ma
Lifestyle
MATATELINGA,Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar sekaligus membakar barak dan pondok yang diduga menjadi sarang penya
Berita Sumut