MATATELINGA, Medan :Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa, pekerja serta pengemudi ojek online yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia telah menimbulkan ketegangan, Senin (01/09/25).
Tindakan yang menyulut kemarahan demonstran dipicu terbitnya kebijakan tunjangan rumah, transparansi dan rencana kenaikan gaji anggota DPR-RI ditengah sulitnya kondisi ekonomi rakyat, sehingga massa demonstran menuntut pembubaran lembaga parlemen yang dinilai tidak pro rakyat.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah salah satu lembaga tinggi negara dalam jajaran sistem ketatanegaraan Indonesia yang beranggotakan partai politik peserta pemilihan umum.
Sumpah/janji anggota DPR adalah melaksanakan tugas secara sungguh-sungguh dengan memperhatikan dan lebih mementingkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.
Baca Juga:
Namun dengan adanya kebijakan tunjangan gaji serta fasilitas lainnya menjadi luapan kekecewaan rakyat terhadap para Anggota DPR.
Disisi lain aksi demontrasi yang berujung bentrokan juga terjadi akibat tindakan aparat penegak hukum yang dinilai represif dan diskriminatif terhadap rakyat.