Matatelinga - Washington, AS, belajar dari pengalaman ISIS merebut sejumlah pesawat Suriah, khawatir pesawat itu juga jatuh ke tangan ISIS.
Tahun 2008-2009 Irak mendapatkan banyak senjata dan kendaraan teknologi baru produksi, yang membuat iri negara di sekelilingnya.
Sebagian besar senjata itu jatuh ke tangan ISIS, setelah tentara Irak gagal mempertahankan hampir seluruh wilayah di sebelah utara. Salah satunya adalah koleksi roket paling modern.
Kini, pemerintah Irak bersedia membayar berapa pun untuk mendapatkan kembali senjata-senjata yang sama dari AS. Washington enggan memberikannya, karena khawatir jatuh lagi ke tangan ISIS.
Situs antiwar.com memberitakan AS dan koalisi kini sedang berupaya menghancurkan persenjataan itu lewat pemboman. Tidak ada jaminan AS dan koalisi bisa menghancurkan seluruhnya, karena pemboman harus dilakukan dari ketinggian karena takut dimangsa rudal anti-pesawat.
Bahkan, Baghdad tidak bisa berbuat apa-apa ketika AS menunda pengiriman pesawat tempur F-16 ke Irak. Padahal, Irak telah membayar.
(Mt/Inc)