Duta Besar Ukraina untuk PBB, Andriy Melnyk, membantah hal tersebut dengan mengatakan bahwa Rusia kini lebih rentan daripada kapan pun sejak dimulainya invasi skala penuh pada Februari 2022. Ekonominya melambat dan pendapatan minyaknya menurun.
"Rusia ingin menjual kesan kepada dewan ini dan seluruh keluarga PBB bahwa mereka tak terkalahkan, tetapi ini hanyalah ilusi lain," katanya kepada dewan tersebut. "Citra kekuatan yang dipentaskan dengan cermat itu hanyalah tipu daya, sama sekali terlepas dari kenyataan."