Selasa, 03 November 2026 WIB

BULOG Jatim Percepat Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Siapkan 30.890 Ton Beras untuk 1 Juta Penerima

Admin - Jumat, 30 Oktober 2026 20:45 WIB
BULOG Jatim Percepat Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Siapkan 30.890 Ton Beras untuk 1 Juta Penerima
Matatelinga/Istimewa
Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

MATATELINGA - Surabaya : Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.
Melalui berbagai program penugasan pemerintah, BULOG Jatim mengakselerasi penyaluran bantuan pangan beras, menjaga ketersediaan MinyaKita dan memperluas distribusi beras SPHP.

Pada tahun 2026, total alokasi Bantuan Pangan di Jawa Timur mencapai 12.358.512 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan kuantum sebanyak 314.370 ton beras dan 22.553.912 liter minyak goreng.

Realisasi penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret telah mencapai 100 persen. Sebanyak 5.638.478 PBP telah menerima bantuan dengan total 112.769 ton beras dan 22.553.912 liter minyak goreng.

Baca Juga:
Sementara itu, untuk periode Juli–September, alokasi bantuan mencakup 5.690.353 PBP dengan kuantum 170.711 ton beras. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai 99,28 persen.

Adapun untuk periode Oktober–Desember 2026, BULOG Jatim mendapatkan alokasi bantuan bagi 1.029.681 PBP dengan total 30.890 ton beras. BULOG terus mempercepat proses distribusi agar bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan sesuai jadwal.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran Bantuan Pangan dilakukan melalui koordinasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, dan Kementerian Dalam Negeri. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penugasan penyaluran dilaksanakan melalui Perum BULOG. Beras didistribusikan ke titik-titik penyaluran melalui transporter untuk selanjutnya diserahkan kepada Penerima Bantuan Pangan. Skema ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:
Antisipasi Dinamika Harga Gabah dan Beras

Di tengah dinamika harga gabah yang di tingkat petani dan penggilingan mencapai kisaran Rp8.000 per kilogram, BULOG Jatim mencermati potensi dampaknya terhadap biaya bahan baku penggilingan dab pergerakan harga beras di tingkat distributor hingga ritel.

Kenaikan harga gabah dapat memberikan tekanan terhadap harga beras, terutama beras premium, ketika pasokan terbatas dan biaya pengadaan meningkat. Namun, transmisi kenaikan harga tersebut tidak selalu berlangsung secara proporsional karena turut dipengaruhi ketersediaan stok dan kondisi permintaan pasar.

Menghadapi dinamika tersebut, BULOG memandang optimalisasi pengadaan gabah dan beras saat panen raya menjadi langkah penting untuk memperkuat cadangan beras pemerintah. Upaya ini juga diperlukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga pada periode rawan pasokan.

Baca Juga:
Sepanjang 2024–2026, harga produsen gabah menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi dinamika musim panen. Pada Februari–April, pergerakan harga dipengaruhi musim panen raya. Sementara pada Juli–Oktober 2026, fenomena El Niño berpotensi menekan produksi dan pasokan sehingga harga gabah kembali mengalami tekanan kenaikan.

Memasuki November–Desember, peningkatan kebutuhan menjelang akhir tahun juga menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi. Karena itu, penguatan cadangan beras dan optimalisasi pengadaan menjadi bagian penting dari strategi BULOG dalam menjaga stabilitas pangan.

Stok MinyaKita Terus Diperkuat

Selain beras, BULOG Jatim juga memberikan perhatian terhadap ketersediaan minyak goreng rakyat MinyaKita. Berdasarkan estimasi, kebutuhan MinyaKita di Jawa Timur mencapai 11,41 juta liter per bulan, sedangkan rata-rata pasokan yang diterima BULOG Kanwil Jawa Timur sekitar 3,2 juta liter per bulan.

Baca Juga:
Untuk memenuhi kebutuhan pasar Jawa Timur, BULOG telah melakukan pengadaan sebanyak 28,52 juta liter dan menyalurkan 24,18 juta liter melalui 4.754 titik outlet.
Berdasarkan posisi per 26 Oktober 2026, stok MinyaKita yang dikuasai BULOG Jatim tercatat sekitar 3 juta liter.

Dengan besarnya kebutuhan masyarakat, BULOG terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan distributor sebagai pemasok untuk memperoleh tambahan pasokan. Langkah tersebut diperlukan guna menjaga ketersediaan MinyaKita sekaligus memastikan kelancaran distribusi di berbagai wilayah Jatim.
.
Perluas Akses Pangan Terjangkau melalui KDKMP

Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau, BULOG Jatim juga mengoptimalkan penyaluran MinyaKita dan beras SPHP melalui jaringan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).

Penyaluran melalui jaringan koperasi tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap komoditas kebutuhan pokok.

Baca Juga:
Pengalokasian MinyaKita dan beras SPHP untuk KDKMP dilaksanakan dengan mempertimbangkan ketersediaan stok, alokasi pasokan, serta kebutuhan masing-masing wilayah. Sementara penambahan kuota khusus tetap menyesuaikan kebijakan dan penugasan pemerintah dengan memperhatikan pemerataan distribusi serta stabilitas harga pangan.

Melalui berbagai langkah tersebut, BULOG Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan penugasan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, memperkuat cadangan beras, memperlancar distribusi bahan pangan pokok, serta membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.

BULOG Jatim terus berupaya hadir sebagai salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat

Baca Juga:

Editor
: James Pardede
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Raih Anugerah Pemerataan Pembangunan Sumut, Bobby Nasution: Kami Pelayan Masyarakat
Pemprov Sumut dan KKP Bersinergi Percepat Pemulihan Pascabanjir
Pj Sekdaprov Sumut Minta Daerah Percepat Tender BKP, Tegaskan Program Tak Boleh Dialihkan
Dukung Swasembada Energi Nasional, Bobby Nasution Dorong Percepatan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di Sumut
Bobby Nasution Hadiri Rapat Percepatan Rehabilitasi Bencana Sumatera, Tito Minta TKD Segera Direalisasikan
Percepat Penyaluran Bantuan, Pemprov Sumut–Tapteng Bentuk Tim Validasi Data Korban Bencana
 
Komentar
 
Berita Terbaru