Tekanan Global dan Pelemahan Rupiah Membebani Pasar Finansial Domestik
MATATELINGA Pasar saham dan obligasi melemah secara bersamaan, seiring dengan tekanan pada nilai tukar Rupiah yang menyentuh level terenda
Ekonomi
MATATELINGA - Pasar saham dan obligasi melemah secara bersamaan, seiring dengan tekanan pada nilai tukar Rupiah yang menyentuh level terendah sepanjang masa di atas 17.300 per dolar AS. Rupiah ditutup terdepresiasi 0,12% ke level Rp17.346 per dolar AS.
Baca Juga:
Menurut Liew Kong Qian pasar saham Indonesia tertekan terutama oleh pelemahan saham DSSA dan BREN, serta penurunan pada saham perbankan sejalan dengan melemahnya Rupiah.
"Kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan stabilitas Rupiah kian meningkat di tengah dinamika eksternal yang belum kondusif," ujar Liew Kong Qian.
Baca Juga:Di sisi global, harga minyak mentah melanjutkan kenaikan, dengan harga minyak Brent sudah naik lebih dari 2% ke sekitar USD 120 per barel pada perdagangan sore ini, setelah muncul laporan bahwa Presiden Trump dijadwalkan menerima briefing terkait opsi potensi aksi militer terhadap Iran. Perkembangan ini menambah risiko geopolitik dan memperkuat tekanan inflasi ke depan.
Sentimen pasar juga belum terbantu oleh pernyataan FOMC terbaru yang belum menunjukkan keselarasan kebijakan moneter AS ke depan. Meskipun suku bunga acuan tetap dipertahankan, terdapat perbedaan pandangan di antara anggota FOMC, dengan adanya tiga anggota yang tidak mendukung pernyataan yang cenderung memberikan sinyal pelonggaran.
Di tengah kenaikan tekanan inflasi yang belum menentu, sudah tentu anggota FOMC yang berpikiran konservatif akan cenderung bersikap hawkish—pengetatan moneter.
Baca Juga:
Ia juga mengatakan sejalan dengan itu, imbal hasil U.S. Treasury tenor 10 tahun sempat naik ke level tertinggi sejak Juli 2025, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dengan tenor serupa juga mencapai level tertinggi sejak 1997. Kenaikan yield ini mencerminkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Saat ini, lonjakan harga energi menjadi perhatian utama pasar, karena investor semakin mengkhawatirkan risiko inflasi yang kembali meningkat. Pelaku pasar juga telah mengurangi ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga Fed Funds Rate di tahun ini, bahkan mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2027.
Liew Kong Qian menjelaskan bahwa dengan kondisi makro Indonesia yang masih menghadapi sejumlah tantangan dan membutuhkan waktu untuk pulih, pergerakan pasar domestik dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan eksternal—terutama dinamika geopolitik dan arah kebijakan global sebagai katalis utama perbaikan sentimen.
"Dalam konteks ini, investor dapat tetap mengedepankan pendekatan yang selektif, menjaga fleksibilitas portofolio, serta memprioritaskan aset dengan fundamental yang solid sambil menanti visibilitas global yang lebih jelas," katanya.
Baca Juga:
Baca Juga:
MATATELINGA Pasar saham dan obligasi melemah secara bersamaan, seiring dengan tekanan pada nilai tukar Rupiah yang menyentuh level terenda
Ekonomi
MATATELINGA Mandailing Natal Sekretaris SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, menyampaikan keprihatinan serius sekaligus
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan terpaksa menembak kaki pengedar sabu yang kerap beroperasi di wilayah Bagan Per
Berita Sumut
MATATELINGA, Simalungun Seorang bandar narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akhirnya
Berita Sumut
MATATELINGA, Asahan Ditengah keramaian pajak (Pasar) H.Misbah Kisaran saat warga masyarakat pedagang sedang beraktifitas mencari nafkah den
Berita Sumut
MATATELINGA, Simalungun Kerja keras dan kegigihan tim Reskrim Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara akhirnya membua
Berita Sumut
MATATELINGA,Denpasar Tiga orang warga negara asing yang diduga terlibat praktik prostitusi setelah terjaring melalui pemantauan siber di sa
Nasional
MATATELINGA, Toba Saat ramah tamah di Desa Meranti Timur Kecamatan Pintupohon Meranti, Minggu, (3/5/2026) warga desa menyampaikan keluhan m
Berita Sumut
MATATELINGA, WashingtonPenjualan senjata militer senilai lebih dari USD 8,6 miliar atau sekitar Rp 148,78 triliun (kurs Rp 17.300 per dolar
Internasional
MATATELINGA, Asahan Dua mobil mini bus masing masing Toyota Kijang Innova dan Toyota Kijang Avanza saling berciuman di Jalinsum KM 193 194
Berita Sumut
MATATELINGA, BarcelonaPada pertandingan ini, Real Madrid mengemas kemenangan atas Espanyol berkat dua gol yang diborong oleh Vinicius Junio
Bola
MATATELINGA, BelawanPersonel BatalyonA Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dikerahkan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatk
Berita Sumut