Minggu, 11 Oktober 2026 WIB

Dinas Koperasi Siantar Gelar Workshop Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih Bersama Kemenkop

Redaksi - Minggu, 16 November 2025 09:46 WIB
Dinas Koperasi Siantar Gelar Workshop Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih Bersama Kemenkop
Workshop Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih Bersama Kemenkop.

"Saya menyambut baik kegiatan ini, dan dengan penuh harapan operasional 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Pematangsiantar segera terlaksana," katanya.

Menurut Wesly, sejauh berdasarkan laporan yang diterimanya, baru 3 koperasi yang sudah aktif berjalan, dengan mengandalkan modal sendiri.

Baca Juga:
Masih kata Wesly, Sistem Informasi Koperasi Kelurahan Merah Putih saat ini didorong adalah instrumen nyata menuju transformasi digital, di mana koperasi, dan masyarakat dapat terhubung dengan secara layanan langsung pembiayaan, pemasaran, serta kemitraan dengan BUMN dan dunia usaha lainnya.

"Kami percaya, koperasi yang sehat dan adaptif terhadap teknologi akan menjadi tulang punggung ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan kesejahteraan masyarakat dari bawah," pungkasnya.

Sementara Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih mengatakan, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), dan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berperan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Selain itu, juga mewujudkan pemerataan pembangunan di tingkat desa/kelurahan. KDKMP didesain untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga:
Data aktivasi Simkopdes (Microsite) per 30 Oktober 2025, katanya, untuk Kota Pematangsiantar dari 53 KDKMP, saat ini yang telah memiliki akun sebanyak 44 KDKMP (83%), update microsite 24 KDKMP (45%), yang memiliki gerai 6 KDKMP (11%), dan yang mengajukan proposal kemitraan (BUMN) dan pembiayaan (Himbara) baru 8 KDKMP (15%).

Dengan keterbatasan sumber daya, Kementerian Koperasi RI bersama Pemko Pematangsiantar berinisiatif menggelar workshop, yang didukung berbagai mitra swasta, yakni perusahaan distribusi sembako, teknologi/tech provider, pemasok, lembaga pembiayaan (bank/KSO), dan sebagainya.

"Kegiatan ini upaya memperkuat kelembagaan koperasi, khususnya KDKMP yang sekarang memasuki fase ke-2 (fase-1: penguatan kelembagaan). Fase 2 adalah fase operasionalisasi KDKMP yang berfokus pada pengembangan usaha, mencakup digitalisasi, kemitraan, dan akses pembiayaan," jelas Henra.

Khusus pembiayaan, perkembangannya sesuai Inpres RI Nomor 17 Tahun 2025 Tanggal 22 Oktober 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga:
Hal ini langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi tantangan KDKMP dalam penyediaan tanah 1.000 meter untuk pembangunan gerai. Sehingga diharapkan pada Maret 2026 semua KDKMP sudah beroperasi secara penuh.

Dijelaskan Henra, tujuan workshop yakni: memberikan pemahaman teknis dan praktis mengenai operasionalisasi 53 KDKMP berbasis digital (Simkopdes), mempercepat target operasionalisasi 100% KDKMP, termasuk meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat yang menjadi anggota KDKMP.

Untuk itu, kehadiran business asisstant (BA) dan project managemen office (PMO) agar dapat dimaksimalkan; membangun jejaring kolaborasi KDKMP dengan mitra swasta, distributor sembako, penyedia aplikasi teknologi, pembiayaan/bank/KSP, dan lainnya.

Menurut Henra, kegiatan sosialisasi KDKMP praktek dan tutorial 4 prioritas Simkopdes. Namun jika gerai yang paling sederhana belum ada, maka kantor kelurahan dapat menjadi gerai sederhana untuk usaha koperasi, seperti penjualan sembako atau tempat bazar sembako dengan Dinas Ketahanan Pangan. Sehingga masyarakat/calon anggota tertarik bergabung menjadi anggota koperai/KDKMP.

Baca Juga:
"Workshop ini difasilitasi oleh fasilitator dari Kemenkop RI dan helpdesk/operator dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar," tandasnya, seraya menambahkan hasil workshop akan terlihat di akhir kegiatan, apakah peningkatan aktivasi 4 prioritas Simkopdes bisa mencapai 100 persen.

"Jika penduduk Kota Pematangsiantar saat ini 278 ribu orang, dengan simpanan pokok Rp 20 ribu dan simpanan wajib Rp10 ribu per bulan saja, maka akan terkumpul modal miliaran rupiah yang dapat menggerakkan usaha sektor ril perekonomian masyarakat kelurahan," terangnya.

Ia juga mengimbau seluruh ASN/PNS Kota Pematangsiantar dapat memberikan contoh menjadi anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih di kelurahannya masing-masing.

"Kepada seluruh peserta workshop, mari update Simkopdes. Kita tuntaskan hari ini! Mari kita jadikan KDKMP sebagai pilar kemandirian ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan nilai-nilai kebangsaan," ajaknya.

Baca Juga:
Sebelumnya, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan, Herbet Aruan SPd MH, tujuan kegiatan adalah meningkatkan akses permodalan Koperasi Kelurahan Merah Putih, meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam penyusunan proposal pinjaman.

Memperkuat sinergi pemerintah daerah, perbankan, dan koperasi, menyamakan persepsi dan langkah kerja Kementerian Koperasi RI, Pemko Pematangsiantar, pendamping, koperasi, serta pengurus koperasi dalam percepatan aktivasi Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Identifikasi hambatan dan kebutuhan teknis di lapangan untuk mempercepat aktivitas usaha koperasi, menyiapkan rencana tindak lanjut bagi setiap koperasi kelurahan untuk beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat sekitar.

Workshop diikuti 222 peserta, yang terdiri dari 159 pengurus/pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Pematangsiantar, dan 63 undangan. Dengan sasaran 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih Κota Pematangsiantar.

Baca Juga:
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih. (sip)

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
HLM TPID dan TP2DD SISI LABUHAN, Wesly Paparkan Rencana Strategis Kendalian Inflasi Siantar
Pemko Melalui Dinas PKP Siantar, Gelar Sosialisasi FLPP Khusus ASN dan P3K
Pemprov Sumut Susun Strategi Pengembangan Kawasan Unggulan Tiga Sektor
Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI
Kejari Medan Tahan Dua dari Tiga Tersangka Kasus Korupsi Rp1,13 Miliar di Medan Fashion Festival 2024.
Tim Intel Korem 022/PT Gerebek Pengedar Narkoba di Sibatu-Batu Pematangsiantar
 
Komentar
 
Berita Terbaru