Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

JM Hutapea : Mahasiswa Harus Kreatif, Inovatif dan Produktif

- Selasa, 26 November 2019 22:18 WIB
JM Hutapea : Mahasiswa Harus Kreatif, Inovatif dan Produktif
MATA TELINGA/JAMES P PARDEDE
WR UUU UMI Medan JM Hutapea
MATATELINGA, Medan: Menghadapi persaingan perolehan lapangan kerja di era industri 4.0 atau era serba teknologi seperti sekarang ini, mengharuskan generasi muda termasuk generasi sekarang untuk belajar mengikuti perkembangan teknologi yang diaplikasikan dalam berbagai jenis pekerjaan.

Untuk menyikapi hal ini, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan Jhoni Maslan Hutapea, Selasa (26/11/2019) mengajak mahasiswa untuk lebih kreatif, inovatif dan semakin produktif dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan tersebut.

[adx]








"Mahasiswa perlu kreatif dalam memperkaya wawasannya dengan rajin membaca buku atau bahan perkuliahan yang saat ini sudah ada di internet. Kemudian, mahasiswa juga perlu inovaitf dalam melakukan analisa dan mencari gagasan-gagasan baru dalam berbagai bidang disiplin ilmu. Tidak hanya kreatif dan inovatif, mahasiswa sekarang juga harus produktif dalam menghasilkan buah pemikiran baru yang bisa diaplikasikan dalam dunia kerja, baik sebelum lulus atau setelah lulus kuliah,: tandasnya.

Untuk mahasiswa produktif, lanjut JM Hutapea sudah banyak contohnya. Tak perlu heran kalau saat ini sudah banyak juga mahasiswa yang produktif dalam menjalankan sebuah bisnis walau masih kuliah. Memang, tidak semua orang memiliki kesempatan seperti ini. Tapi, seperti kata pepatah, dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.

[adx]







"Menghadapi Revolusi Industri 4.0, generasi muda yang dalam hal ini mahasiswa perlu menyikapinya dengan bijak. Karena, teknologi ini akan berdampak positif tergantung bagaimana individu dalam meminimlisir risikonya. Kalau kita bisa mengatasinya, maka kita akan berhasil keluar dari masalahnya," tandas JM Hutapea yang juga dosen Fikom UMI Medan.

JM Hutapea menambahkan, diperkirakan, pada tahun 2030 nanti Indonesia akan mendapatkan anugerah bonus demografi. Dimana pada tahun 2020 - 2035 dan puncaknya pada 2030 Indonesia akan dipenuhi oleh orang-orang produktif yang jumlahnya melebihi usia tidak produktif.

[adx]







"Agar tidak tersisih dalam persaingan yang semakin ketat, mahasiswa dan generasi muda perlu meningkatkan kemampuannya dan menggali potensi dirinya untuk bisa lolos dalam persaingan di era revolusi industri 4.0 ini," tandasnya. 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru