Kamis, 17 September 2026 WIB

Modus Tawarkan Pijat, Tiga Pria Paruh Bayah Mencopet di Angkot

Admin - Rabu, 19 Februari 2014 17:31 WIB
Modus Tawarkan Pijat, Tiga Pria Paruh Bayah Mencopet di Angkot
Matatelinga - Medan, Tiga pelaku copet di dalam angkot, Parluhutan Silalahi (53) warga asal Kuta Cane, Santoso Sembiring (50) warga Simalingkar dan Hotman Simbolon (52) warga asal Kabanjahe, dihajar massa hingga babak belur, Rabu (19/2/2014) siang.

Informasi yang diperoleh dilapangan, korban Haris batubara (47) warga Jalan Lobak, Kelurahan Paya Roba Binjai Barat, naik angkot trayek 64 dari Terminal Pinang Baris. Rencananya Haris mau menyetor uang tunai sebesar Rp 20 juta ke Bank BRI Cabang Tomang Elok.

Ternyata ketiga pelaku telah mengintai korban. Ketiga tersangka pun ikut menaiki angkot yang sama.

Di angkot, salah seorang pelaku Hotman yang duduk di sebelah kanan korban bertugas menawarkan jasa pijatan. Sedangkan dua pelaku lain yang duduk di sebelah kiri dan depan korban bertugas mengalihkan perhatian korban dengan cara mengajaknya bercerita.

Sedangkan dua pelaku lain yang berhasil melarikan diri mengikuti laju angkutan umum yang ditumpangi korban dengan mengenadari mobil jenis toyota avanza yang sengaja dirental.

Naasnya aksi ketiga pelaku disadari oleh korban hingga akhirnya berteriak dan mengundang perhatian supir serta beberapa penumpang lainnya.m

Supir yang mengetahui aksi itu, langsung menghentikan laju angkutannya di depan Makodam I/BB.
Di saat yang bersamaan puluhan warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut spontan berkerumun dan menghakimi ketiganya hingga babak belur. 

Beruntung beberapa personil TNI yang bertugas di sekitar lokasi mengamankan ketiganya untuk di serahkan kepada pihak kepolisian. 

Sementara Kanit Reskrim Polsekta Medan Helvetia, AKP Hendrik Temaluru saat ditemui mengatakan kalau para tersangka telah menjalani pemirksaan.

"Setelah diserahkan oleh seorang personil TNI, ketiganya pun langsung kita periksa," ujarnya.

Kemudian polisi akan melakukan pengembangan untuk mengejar dua pelaku lainnya yang berhasil kabur. "Ketiganya beraksi lima orang, yang tiga ini bertugas mengeksekusi korbannya di dalam angkutan umum dengan modus menawarkan pijat hingga korban lengah. Kita juga masih mencari keberadaan dua pelaku lain yang bertugas menjemput ketiganya menaiki mobil jenis avanza," jelasnya.

(Uut/adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru