Selasa, 15 September 2026 WIB

Tak Kunjung Pulang, Ahmad Ditemukan Tewas Dengan Mulut Berbusa

- Selasa, 24 Oktober 2017 10:44 WIB
Tak Kunjung Pulang, Ahmad Ditemukan Tewas Dengan Mulut Berbusa
mtc/ndra
Warga Jalan Dr Payungan, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara mendadak heboh, Senin (23/10/2017) malam. Pasalnya, seorang warga benama Ahmad Yusuf Harahap ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa.
MATATELINGA, Medan: Warga Jalan Dr Payungan, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara mendadak heboh, Senin (23/10/2017) malam. Pasalnya, seorang warga benama Ahmad Yusuf Harahap ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkam, penemuan jasad lelaki berusia 40 tahun tersebut berawal dari kecurigaan keluarga lantaran korban tak kunjung pulang hingga malam hari usai dirinya pamit pergi ke kebun. Guna memastikan lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai parbetor tersebut, pihak keluarga pun kemudian menyambangi kebun yang berada tak jauh dari kediaman korban.

Sesampainya di kebun tersebut, pihak keluarga pun menemukan Ahmad sudah terbujur kamu terbaring diatas tempat duduk dengan posisi tangan kanan menyentuh tanah. Bukan hanya itu, pihak keluarga juga melihat mulut dan hidung Ahmad mengeluarkan busa.

Panik melihat hal tersebut, pihak keluarga pun meminta pertolongan kerumah. Karena itu, pihak keluarga beserta istri Ahmad pun kembali menyambangi lokasi guna mengecek kondisinya.

Setelah dicek, pihak keluarga pun mengetahui Ahmad telah meninggak dunia. Melihat kondisi mulut dan hidung Ahmad yang mengeluarkan busa tersebut, pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kota Padangsidimpuan.

"Mendapat laporan tersebut, petugas pun kemudian terjun ke lokasi," ungkap Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Zul Efendi kepada wartawan, Selasa (24/10/2017).

Setibanya di lokasi, tambahnya, korban pun kemudian dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan guna mengecek penyebab kematiannya. Usai dilakukan visum, pihak rumah sakit pun menyatakan kalau tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

"Atas hasil visum tersebut, pihak keluarga pun akhirnya tidak keberatan dan bermohon tidak dilakukannya autopsi," pungkas perwira berpangkat 3 balok emas di pundaknya ini. (mtc/ind)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru