Minggu, 25 Oktober 2026 WIB

Warga Mengamuk di Kotanopan, Alat Berat PETI Diduga Dibakar, Satgas Madina Disorot, Kapoldasu Didesak Ambil Alih

Magrifatulloh - Minggu, 04 Oktober 2026 14:30 WIB
Warga Mengamuk di Kotanopan, Alat Berat PETI Diduga Dibakar, Satgas Madina Disorot, Kapoldasu Didesak Ambil Alih
"Mereka arogan dan merasa kebal hukum. Perjanjian batas minimal 40 meter dari masjid dilanggar mentah-mentah. Sebelumnya warga pada Selasa kemarin telah melakukan protes keras dan memberikan larangan. Karena peringatan warga diabaikan dan aparat terkesan tutup mata, warga akhirnya bertindak sendiri," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Satgas PETI Disorot
Insiden tersebut kemudian memicu sorotan terhadap efektivitas Satgas PETI Kabupaten Madina yang dibentuk melalui unsur Forkopimda.

Baca Juga:

Sejumlah elemen masyarakat sipil mempertanyakan mengapa aktivitas pertambangan yang disebut berada tidak jauh dari sejumlah fasilitas pemerintahan dan aparat keamanan masih dapat berlangsung.


Sekretaris Forum Kajian Lingkungan dan Study Kerakyatan (KLIK SK), Arief Azka Batubara, dalam keterangannya di Panyabungan, Minggu (4/10/2026), meminta aparat melakukan evaluasi serius terhadap penanganan PETI di Kotanopan.


"Sangat tidak masuk akal jika aktivitas tambang ilegal skala besar yang lokasinya terang-terangan dekat dengan Kantor Camat, Polsek, dan Koramil Kotanopan tidak diketahui. Kami mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penindakan di lapangan," tegas Arief.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dari Balik Lapas Menembus Australia, Karya Warga Binaan Jadi Produk Ekspor
Di Balik Tembok Lapas Indramayu, Warga Binaan Menanam Sayur, Menanam Harapan
Wagub Sumut Buka Masa Ta’aruf Kolosal UMSU, Maba Diingatkan Jangan Hanya Kejar Gelar
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres Mengutuk Keras S
Babinsa dan Pemerintah Desa Pulau Medang Bersinergi Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan Tetap Aman dan Lestari
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan Untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
 
Komentar
 
Berita Terbaru