Sambut Haul ke-28, Ketua DPP Himpak Citra E Capah Pimpin Langsung Ziarah ke Makam Pendiri Himpak
Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) melaksanakan ziarah ke Makam Tokoh Masyarakat Pakpak yang merupakan salah satu Pendiri ormas Himpak
Berita Sumut
MATATELINGA - Indramayu-Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu, Jawa Barat, sekelompok warga binaan tidak sekadar menanam sayuran. Mereka sedang menanam sesuatu yang jauh lebih berharga: keterampilan, kemandirian, dan harapan untuk menata kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Hal tersebut terungkap dalam program Bincang Tipis-Tipis yang dipandu host Erman Tale Daulay, saat berbincang dengan Aramichi Renggalih, akrab disapa Michi, Kalapas Indramayu.
Baca Juga:"Menanam sayur, menanam cita-cita. Selain mereka memperoleh hasil dari budidaya sayuran, yang lebih besar dari itu adalah mereka mendapatkan skill dan keterampilan," ujar Michi dalam wawancara tersebut.
Menurutnya, keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan ketika menjalani reintegrasi sosial. Dengan kemampuan yang diperoleh selama berada di Lapas, mereka tidak hanya bergantung pada pekerjaan formal, tetapi memiliki peluang untuk berwirausaha dan mengembangkan usaha pertanian secara mandiri.
Michi menjelaskan, kegiatan pertanian di Lapas Indramayu merupakan bagian dari implementasi program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Baca Juga:"Ini berawal dari Asta Cita Bapak Presiden, selanjutnya turunannya menjadi 15 program aksi Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, diturunkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan langsung kami implementasikan di Lapas Indramayu," jelasnya.
Salahsatu implementasinya adalah budidaya hidroponik, termasuk tanaman selada air.
Namun, kegiatan tersebut tidak dilakukan secara asal-asalan. Sebelum dilibatkan, warga binaan terlebih dahulu menjalani asesmen untuk melihat minat dan kemampuan dasar mereka di bidang pertanian.
Setelah itu, mereka memperoleh pelatihan mengenai teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga pencampuran pupuk dan bahan pendukung lainnya.
"Memang ini didukung penuh oleh Kabupaten Indramayu. Kami mendapatkan CSR, selanjutnya mereka juga memberikan pelatihan untuk melaksanakan kegiatan ini," kata Michi.
Baca Juga:Dengan pola tersebut, kegiatan pertanian di Lapas Indramayu diarahkan menjadi pembinaan berbasis keterampilan yang memiliki standar kerja dan orientasi pasar.
Hasil panen menembus pasar modern
Michi menyebut hasil budidaya tersebut telah masuk ke Supermarket Yogya di Indramayu.
Untuk dapat diterima pasar modern, produk harus memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari bentuk hingga kualitas dan rasa.
Baca Juga:"Ini berstandar. Kegiatan ini sudah memenuhi standar mereka. Mulai dari standar bentuknya sampai dengan rasanya," ujar Michi.
Artinya, warga binaan tidak hanya belajar menanam, tetapi juga belajar memahami standar kualitas sebuah produk ketika masuk ke pasar.
Ada hasil, ada premi, ada tabungan
Pertanyaan penting kemudian muncul: apakah warga binaan yang bekerja dalam kegiatan budidaya tersebut mendapatkan hasil dari apa yang mereka kerjakan?
Baca Juga:Michi menegaskan, warga binaan memperoleh premi sesuai dengan hasil dan kontribusi mereka dalam kegiatan pembinaan.
"Yang sudah mereka kerjakan, hasilnya nanti berapa, bagaimana, itulah makanya preminya tidak mungkin sama. Pasti berbeda-beda setiap panen," jelasnya.
Bahkan selama menjalani pembinaan, tabungan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan keluarga.
Baca Juga:"Bisa menjadi tabungan mereka, bisa mereka bawa saat pulang untuk modal mereka nanti mungkin bertanam juga," ujar Michi.
Dengan demikian, pembinaan tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman mengelola hasil kerja dan menyiapkan modal untuk kehidupan setelah bebas.
Konsepnya tetap sama: bukan sekadar mengisi waktu, melainkan membangun keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghidupan.
Baca Juga:"Selain kegiatan menanam sayur-sayuran ini, ada juga beternak ayam petelur," kata Michi.
Dari Lapas Indramayu menuju Spanyol
Menurut Michi, Lapas Indramayu pernah melakukan ekspor produk berbahan sabut kelapa ke Spanyol, melalui kerja sama dengan mitra pembinaan di Garut.
Baca Juga:"Alhamdulillah memenuhi persyaratan," ujar Michi saat menjelaskan proses pelatihan dan quality control produk tersebut.
Sebelum menghasilkan produk, warga binaan juga menjalani proses asesmen dan pelatihan. Dengan demikian, standar kualitas menjadi bagian penting dari proses pembinaan.
Mereka belajar menanam sayur. Mereka belajar beternak. Mereka belajar mengolah sabut kelapa. Mereka belajar memenuhi standar pasar.
Baca Juga:Dan yang sesungguhnya sedang mereka tanam adalah bekal untuk kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Menanam sayur, menanam keterampilan. Menanam keterampilan, menanam kemandirian. Dan dari situlah, harapan untuk masa depan mulai tumbuh.
Baca Juga:
Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) melaksanakan ziarah ke Makam Tokoh Masyarakat Pakpak yang merupakan salah satu Pendiri ormas Himpak
Berita Sumut
MATATELINGA MATATELINGA, Medan Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, menampung sejumlah keluhan warga Medan Polonia terkait pelayanan K
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Polsek Dolok Masihul meringkus dua pria terduga pelaku pencurian dengan pemberatan pembongkaran rumah di Lingkunga
Berita Sumut
Dari dulu, sekarang, dan hingga nanti, tujuan Asuransi Astra selalu sama, yaitu memberikan ketenangan bagi siapa saja yang membutuhkan perli
Ekonomi
MATATELINGA, Senayang Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran serta memperkuat upaya pencegahan Kebakaran
TMMD
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik program Jaksa Sahabat Pendidik. Program ini menjadi langkah pen
Lifestyle
MATATELINGA,Rantauprapat Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labuhanbatu bersama Badan Narkotika Nasional Kabupate
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan mulai dari perwira menengah (pamen) h
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang berintegritas dan hum
Berita Sumut
MATATELINGA, Labura Kebun sawit warga dijadikan lapak transaksi jualbeli barang terlarang, petugas Unit Reskrim Polsek Aek Natas, jebloska
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah huk
Berita Sumut
MATATELINGA, Toba Satresnarkoba Polres Toba bersama Tim BNN Kabupaten Simalungun melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) Barak /
Berita Sumut