Polres Langkat menegaskan, informasi dalam video tersebut tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan anggota sebagaimana tuduhan yang beredar. Setiap informasi akan diverifikasi berdasarkan fakta dan proses pemeriksaan yang berlaku.
Ps. Kasi Humas
Polres Langkat Iptu M. Siregar, menegaskan bahwa setiap informasi yang menyangkut anggota Polri harus ditangani secara objektif dan profesional.
"Kami merespons setiap informasi yang berkembang di masyarakat secara serius. Klarifikasi dan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan oleh informasi yang belum terverifikasi."
Iptu M. Siregar, juga mengingatkan bahwa media sosial memiliki jangkauan yang sangat luas sehingga informasi yang belum jelas kebenarannya dapat dengan cepat menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Percayakan proses klarifikasi kepada pihak yang berwenang," ujar Iptu M. Siregar.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen
Polres Langkat dalam menjaga profesionalitas, transparansi, sekaligus membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat di tengah derasnya arus informasi media sosial.
Baca Juga: