Dijelaskan
Robi, hingga saat ini dugaan sementara terjadinya ledakan di rumah tersebut diakibatkan oleh pipa gas. Akan tetapi, pihak PGN membantah dugaan tersebut setelah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
"Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi ulang dengan lebih mendalam. Harus jelas, harus transparan. Sebab saat ini, masyarakat yang rumahnya menggunakan pipa gas berlangganan menjadi resah dan khawatir. Mereka takut hal serupa akan terjadi dengan rumah mereka," ujarnya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan itu menegaskan, peristiwa ini telah menjadi berita nasional, bahkan internasional. Untuk itu, perlu adanya perhatian serius dari pemerintah.
Robi pun menegaskan, bila ternyata terbukti ledakan tersebut diakibatkan oleh pipa gas, maka pihak PGN harus bertanggungjawab penuh atas peristiwa ledakan tersebut.
"Bila terbukti akibat pipa gas, maka PGN harus bertanggungjawab. Sebab kerugian yang ditimbulkan bukan hanya kerugian materil, tetapi juga immateril. Namun bila kejadian ini murni karena kelalaian pemilik rumah, maka harus ada sosialisasi kepada masyarakat luas agar peristiwa ini tidak terulang," pungkasnya.