Jumat, 04 September 2026 WIB

Ratusan Warga Dusun IV Desa Perkebunan Bandar Selamat Minta Tutup Penambangan Tanah Kaolin

Didiek Eddy Susanto - Jumat, 22 Mei 2026 11:54 WIB
Ratusan Warga Dusun IV Desa Perkebunan Bandar Selamat Minta Tutup Penambangan Tanah Kaolin
koordinator aksi damai Solihin dan Aditia Prahmana salah satu pengusaha CV.Sadana.

MATATELINGA, Asahan :Ratusan warga dari tiga desa di kecamatan Aek Songsongan Asahan gelar aksi protes kepada pengusaha CV Sadana yang bergerak di bidang usaha galian "C" penambangan tanah liat putih atau Kaolin, aksi protes yang digelar di depan tempat penampungan tanah liat putih atau Kaolin tersebut dijaga ketat oleh pihak aparat keananan setempat, dan dalam aksi protes yang dilakukan oleh ratusan masa tersebut disikapi oleh salah satu direksi perusahaan,Kamis (21/05/2026).
Solihin warga setempat yang menjadi pimpinan aksi dalam keterangannya mengatakan sudah bertahun tahun perusahaan ini melakukan usaha galian "C" jenis tanah liat putih atau Kaolin dan di dusun IV desa perkebunan Bandar Selamat ini, pengusaha tersebut meletakan tanah Kaolin tersebut, sehingga jalan Propinsi Aek Songsongan Asahan ke Toba terjadi kerusakan dan terlebih lagi kami warga disini setiap hari terdampak mengirup debu dari tanah yang berceceran serta bila turun hujan jalan menjadi becek dan berlumpur.


Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat dilintasan jalan ini, hari ini kami ratusan warga masyarakat dari tiga desa menuntut pihak kepala desa perkebunan Bandar Selamat Poniran untuk memfasilitasi penutupan usaha yang dikelola CV.Sadana, ujarnya
Solihin juga mengatakan warga masyarakat sudah tidak lagi memberikan toleransi dan hari ini juga usaha tersebut sudah tidak lagi boleh beroperasi dan seluruh kendaraan yang bermuatan tanah liat putih atau Kaolin yang melewati jalan ini hari ini harus dihentikan, dan bila tuntutan kami diabaikan maka jangan salah kami warga masyarakat bila mengambil tindakan .
Komisaris CV.Sadana Aditya Pramana yang langsung menemui warga masyarakat tersebut menyahuti keinginan warga untuk menutup usaha yang dikelolanya, dan kami juga akan membersihkan ceceran tanah yang jatuh saat diangkut oleh truck pengangkut tanah tersebut.Namun kami juga meminta waktu beberapa hari untuk mengeluarkan tanah liat putih atau Kaolin yang berada diareal penampungan , dan diperkirakan itu memakan waktu selama tiga hari terhitung dari hari ini.Kami juga akan membantu perbaikan jalan jalan yang berlubang akibat truck yang bermuatan tanah tersebut melewati jalan ini.Dan dalam pertemuan tersebut juga sudah dituangkan dalam nota perjanjian antara kami selaku pengusaha CV.Sadana dengan masyarakat yang disaksikan oleh Kepala Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kapolsek Bandar Pulau ,Danramil 15 Bandar Pulau dan Sekcam, tukasnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Ketua DPRD Medan Apresiasi Polrestabes Medan Buru Begal, Bandar Narkoba dan Pelaku Kejahatan Lainnya
Selain "Tempat Hiburan, Tempat Ternak Ayam dan Bebek di Jadikan Transaksi Narkoba"
Polsek Tanah Jawa Ungkap Pencurian Gereja
Warga Uluan Lakukan Aksi Mengenai Tambang Ini
LSM Kebenaran Keadilan Gelar Aksi Damai di Kantor Walikota Medan, Sampaikan Tuntutan Evaluasi Satpol PP Kota Medan
Pasca Banjir Bandang, Puluhan WB Lapas Kuala Simpang Yang Sempat Kabur Telah Kembali
 
Komentar
 
Berita Terbaru