"Karena sudah ketergantungan dan tidak ada uang, mereka jadi berani untuk melakukan hal-hal negatif dan melanggar hukum yang penting dapat uang. Mereka tidak lagi menggunakan akal sehatnya, faktor pendukung yang semakin menguatkan mereka melakukan aksi kejahatan adalah kurangnya perhatian orang tua dan pendampingan dari orang tua terkait keberadaan mereka," kata Wong Chun Sen.
Politisi Partai PDI Perjuangan ini meminta kolaborasi dari semua elemen, termasuk TNi, Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat terlebih orang tua dalam menciptakan suasana kondusif di Kota Medan. Masalah keamanan dan ketertiban bulan hanya tugas aparat Kepolisian, tapi tugas kita bersama yang dimulai dari rumah, keluarga dan lingkungan tempat tinggal kita.
"Kalau bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi. Kalau anak-anak kita biarkan bebas bergaul tanpa adanya pengawasan dari orang tua, dikhawatirkan kita akan kehilangan bibit-bibit generasi yang sesungguhnya sangat potensial sebagai estafet kepemimpinan negeri ini ke depan akan hilang satu persatu," katanya.
Aksi-aksi kejahatan yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itu, menurut Wong bisa diredam dengan menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada semua kalangan.
Baca Juga:
"Semua elemen harus saling bersinergi dalam memberikan pemahaman tentang sisi negatif dan konsekuensi hukum dari aksi kejahatan yang meresahkan belakangan ini," tegasnya.
Wong Chun Sen menambahkan upaya pencegahan paling efektif dilakukan lewat sentuhan langsung keluarga, mendengar apa keluhan dan segera mencarikan solusinya.
Baca Juga: