Selasa, 22 September 2026 WIB

Imigrasi Belawan Amankan 20 Orang WNA Pencari Suaka

Admin - Kamis, 18 Desember 2014 22:15 WIB
 Imigrasi Belawan Amankan 20 Orang WNA Pencari Suaka
hendrik Rompas
Puluhan Orang WNA Pencari Suaka diamankan
Matatelinga - Belawan,  Imigrasi kelas 2 Belawan di Jalan Serma Hanafiah Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan untuk yang kesekian kalinya kembali menahan 28 orang warga negara asing yang sedang mencari suaka politik kenagara ke 3 diantaranya negara Australia dan ke Belanda .

Malahan diantaranya , ada 8 orang warga Shomalia yang ditangkap petugas Imigrasi diatas kapal Kelud ketika kapal akan berangkat ke Jakarta Selasa (15/12/2014) lalu yang sengaja dinaikkan kekapal oleh calo calo.

Menurut keterangan Ka Imigrasi Kelas 2 Belawan, Bagus, Rabu 18 Desember 2014 dikantornya , yang diwakili Kasi Lalintuskinya Ujang Cahayadi mengatakan bahwa 8 orang warga Somalia itu ditangkap petugas Imigrasi diatas kapal Km Kelud yang mau berangkat ke Jakarta pada 13 Desember 2014 yang lalu ini tampa dokumen apapun hanya tiket perjalanan ke jakarta naik kapal yang ada .

8 orang wn Shomalia yang akan berangkat kejakarta ini 3 wanita dan mereka sedang hamil sekitar 6 bulan dan 5 pria dewasa . Kedelapan orang tersebut datang dari Tanjung Balai Asahan yang sebelumnya dari Malaysia naik perahu ikan , kemudian ke Pelabuhan Belawan naik keatas kapal.

Sementara itu 14 orang warga Srilangka yang terdiri dari 4 anak anak , 4 orang wanita dan pria  sebanyak  6 orang dewasa , ini diantar kekantor Imigrasi Kelas 2 Belawan oleh Petugas Polres Pelabuhan Belawan .
 
3 orang warga Afganistan malahan yang bernama Habib Akrami 25 tahun mengaku Reporter majalah dinegaranya dan memiliki kartu Pers . Ketiganya datang kekantor Imigrasi Belawan menyerahkan diri yang sebelumnya mereka datang dari Bogor Jawa
Barat .

Saat ini kantor Imigrasi Kelas 2 Belawan dipenuhi 28 orang wna yang mencari suaka politik , pada umumnya mereka hengkang dari negaranya karena konplik yang berkepanjangan dan mengancam keselematannya dan mereka memilih mengungsi kenegara lain


(Mt/hendrik)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru