Ratusan warga yang hadir mulai memahami arti koperasi. Banyak orang memahami koperasi yang hanya menjalankan uang dengan potongan besar namun setiap hari langsung ditagih, dan itu salah.
"Koperasi merah putih tidak seperti itu ya bapak ibu. Itu rentenir. Koperasi desa merah putih bisa mengelola banyak kegiatan dan bukan hanya simpan pinjam. Bisa gerai sembako, jual LPG, pupuk, apotik desa, padi, jagung dan lainnya yang ada di desa itu," lanjut Juniar Siahaan.
Kegiatan berjalan lancar dan sesi tanya jawab membuat suasana hidup. Masyarakat berharap agar koperasi merah putih bisa dijalankan karena koperasi merah putih merupakan dari desa untuk desa dan dikelola oleh desa.
Baca Juga:
Para undangan merupakan pengurus koperasi desa merah putih, para Kepala desa, camat Sigumpar Binner Panjaitan, dan warga kecamatan Sigumpar.