BAP Dicabut usai Tim Hukum Leonardi Cecar Saksi, Tuduhan Barang Navayo Pasaran Tak Terbukti
MATATELINGA,JAKARTA Persidangan kasus dugaan korupsi satelit komunikasi pertahanan (Satkomhan) slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) den
Nasional
MATATELINGA,Medan : Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara mengungkap fakta di balik viralnya video seorang pemuda yang diduga mengalami penyiksaan oleh oknum polisi saat unjuk rasa di Kota Medan, Rabu (26/8/2025).
LBH Medan menyatakan akan melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke Propam Polda Sumut. Korban diketahui berinisial DS, seorang mahasiswa semester akhir di Politeknik Negeri Medan (Polmed).
Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, menjelaskan bahwa pada saat kejadian, DS sedang bertemu dengan empat temannya untuk membahas tugas akhir. Lokasi pertemuan itu berdekatan dengan area unjuk rasa.
Baca Juga:
"Kami memang melintas di jalan yang ditutup karena unjuk rasa. Saat itu kami hanya melihat dari kejauhan," ujar Irvan dalam konferensi pers di Kantor LBH Medan, Sabtu (30/8/2025).
Namun situasi unjuk rasa yang semula damai berubah menjadi ricuh. Polisi menembakkan gas air mata ke berbagai arah, membuat massa berhamburan ke berbagai penjuru, termasuk ke arah tempat DS berada. Dalam kondisi itu, DS tiba-tiba ditangkap oleh aparat.
Kepada LBH Medan dan KontraS, DS menceritakan bahwa dirinya ditangkap secara brutal.
"Korban dicekik, dipiting, dibanting, kemudian diseret dan dijatuhkan. Bahkan wajahnya diinjak-injak berkali-kali seperti yang tampak di video yang beredar. Saat dipukuli, korban juga diteriaki, 'Mati kau, mati kau!'," ungkap Irvan.
Baca Juga:
Setelah tidak sadarkan diri, DS justru ditinggalkan begitu saja oleh aparat. Beruntung, sejumlah pegawai Bank Mandiri yang berada di dekat lokasi kejadian menolong korban.
"DS dibawa ke musala, kemudian sore harinya dilarikan ke RS Malahayati Medan. Biaya pengobatan ditanggung oleh pegawai Mandiri karena DS tidak memiliki biaya. Saat kejadian, handphone milik DS juga hilang dan diduga diambil oleh polisi," jelas Irvan.
Akibat dugaan penyiksaan tersebut, DS mengalami pendarahan di bagian kepala dan hanya menjalani pengobatan rawat jalan karena keterbatasan biaya. LBH menyebut korban kini mengalami trauma berat dan kesulitan berbicara.
Setelah video insiden tersebut viral, dua orang yang mengaku sebagai anggota Paminal Polda Sumut mendatangi DS.
"Mereka berdalih ingin membantu pengobatan korban. Namun kami menilai langkah itu hanya reaktif dan terkesan mencari momen setelah kasus ini ramai diperbincangkan," tambah Irvan.
Baca Juga:
LBH Medan dan KontraS menilai tindakan yang dialami DS merupakan bentuk penyiksaan yang melanggar hukum dan hak asasi manusia.
Sementara itu, Kepala Operasional KontraS Sumut, Dinda Zahra Noviyanti, menegaskan bahwa DS tidak membawa senjata atau melakukan provokasi saat diamankan.
"Korban tidak melakukan perlawanan, namun tetap dipukuli dan diinjak. Tindakan aparat sudah melampaui batas dan jelas-jelas melanggar aturan penggunaan kekuatan oleh kepolisian. Lebih menyedihkan lagi, tidak ada empati. Korban dibiarkan dalam kondisi kejang-kejang," tegas Dinda.
Ia menambahkan, tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang mengamanatkan polisi untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Korban, DS, menyampaikan harapannya agar kasus ini diusut hingga tuntas. "Saya hanya ingin keadilan," ucapnya terbata-bata.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait video yang beredar.
"Kami sedang menelusuri kebenaran video tersebut. Jika terbukti ada anggota yang terlibat, akan kami tindak tegas," ujarnya, Jumat (29/8/2025).erni
Baca Juga:
MATATELINGA,JAKARTA Persidangan kasus dugaan korupsi satelit komunikasi pertahanan (Satkomhan) slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) den
Nasional
MATATELINGA,Serdang Bedagai Tim Operasional Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai berh
Berita Sumut
MATATELINGA, LinggaDalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan
TMMD
MATATELINGA, Senayang ,LinggaDalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, Babinsa Desa Penaah Koramil
TMMD
MATATELINGA, LinggaDalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan
TMMD
MATATELINGA,Asahan. Bupati Asahan hadiri acara penutupan MTQ ke 40 tingkat Propinsi Sumatera Utara, dan Khafilah Kabupaten Asahan berhasil
Berita Sumut
MATATELING,Pematangsiantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Pemerintah Kecamatan Siantar Utara bongkar bangunan semi perman
Berita Sumut
MATATELINGA, AmerikaTim asuhan Carlo Ancelotti kembali membobol gawang Skotlandia pada pertengahan babak pertama melalui Vinicius. Namun, g
Bola
MATATELINGA, Jakarta Rider muda fenomenal asal Spanyol, Pedro Acosta, dipastikan sah menjadi bagian dari keluarga besar Ducati Lenovo untuk
Otomotif
MATATELINGA,Labuhanbatu Utara Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan akt
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Pemko Medan mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait
Berita Sumut
MATATELINGA, Abdya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh menemukan kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi
Aceh