Jumat, 11 September 2026 WIB

Korban Dugaan Kriminalisasi Jalan Kaki Menuju Istana

Redaksi - Senin, 18 Agustus 2025 20:32 WIB
Korban Dugaan Kriminalisasi Jalan Kaki Menuju Istana
Mtc/Ist
Jalan kaki ke Jakarta.

Dengan langkahnya yang sederhana, Kacak membawa pesan besar yakni hukum seharusnya menjadi pelindung, bukan alat penindas.

"Kemerdekaan 80 tahun ini jangan hanya jadi isapan jempol. Masih ada rakyat kecil yang dikriminalisasi oleh penguasa," katanya dengan suara bergetar.

Selain Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia juga berencana mendatangi Komisi III DPR RI serta DPD RI. Harapannya, suara rakyat kecil mendapat ruang di meja kebijakan.

Dalam perjalanan, Kacak kerap menyiarkan kisahnya melalui media sosial. Dukungan moral mengalir dari warganet, tetapi respons resmi dari institusi yang dituju belum terdengar.

Baca Juga:

Di dadanya, selalu tergenggam buku Paradoks Indonesia karya Presiden Prabowo. Buku itu, katanya, menjadi pengingat bahwa perjuangan menegakkan keadilan memang tidak pernah berhenti.

Langkah kaki Kacak menjadi simbol getir di tengah perayaan delapan dekade kemerdekaan.

"Maka dari itu, kami meminta kepada Bapak Presiden dan Bapak Kapolri untuk menyelesaikan persoalan rakyat kecil," tegasnya, sebelum meneriakkan, 'Merdeka!'

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Korban Kriminalisasi, Kacak Alonso Jalan Kaki ke Mabes Polri
Kuasa Hukum Minta Itwasda Poldasu Ungkap Kriminalisasi Rahmadi
Babinsa Koramil 0204-01/Sgl Bekuk Genk Motor Bersenjata Parang Bergerigi
Mabes Polri dan Dewan Pers MoU Perlindungan Kriminalisasi Wartawan
Dalam Hitungan Jam, Para Pelaku Penganiyaan di Tangkap
Hari Ini, Joko Driyono Kembali di Periksa Penyidik
 
Komentar
 
Berita Terbaru