Sabtu, 12 September 2026 WIB

Dalam Hitungan Jam, Para Pelaku Penganiyaan di Tangkap

- Minggu, 31 Maret 2019 21:38 WIB
Dalam Hitungan Jam, Para Pelaku Penganiyaan di Tangkap
Ist
Penyidik Polsek Pancurbatu, sedang memeriksa para pelaku pengeroyokan di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang
MATATELINGA, Pancurbatu:  Tim pegasus Polsek Pancurbatu, meringkus para pelaku pengeroyokan di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, secara terpisah tempat persembunyiannya.


Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dr Dadang Hartanto,  melalui Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan, pada Wartawan mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.

"Satu tersangka inisial AB ,27,di tangkap di rumahnya di Jalan Aman Dusun II, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancurbatu. Peran tersangka AB memukul kepada korban dengan kayu broti," sebut Faidir.

Sedangka tersangka berinisial RS ,17, warga Jalan Tuntungan II Dusun II Gang Sekolah SD, Kecamatan Pancurbatu ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian. Sat diperiksa, tersangka  RS ini juga mengakui ikut memukul korban, Sumadi ,54, warga Jalan Pasar III Glugur Rimbun, Dusun II, Kecamatan Pancurbatu dengan tangan dan sebatang kayu broti,.


Tambah Faidir, kemudian, satu lagi tersangka dengan inisial DW ,22, ditangkap tak jauh dari rumahnya di Jalan Nusa Indah Tuntungan I, Dusun II, Kecamatan Pancurbatu. Peran tersangka DW ikut memukul korban dengan tangan kosong.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti 2 batang kayu broti yang dipakai untuk memukul korban hingga tewas.

Aksi pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 00.05 WIB, di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu.

"Gara-garanya senggolan saat joget bersama. Korban dipukuli hingga  tergeletak tak berdaya di dalam parit. Usai memukuli korban, para tersangka lalu melarikan diri."

"Tak lama kemudian, datang teman korban yang bernama Kisot membawa korban ke klinik di daerah Sei Glugur dengan menggunakan becak mesin. Kemudian keesokan harinya, korban dibawa oleh keluarganya ke RS Bina Kasih."

"Tak berapa lama, korban meninggal dunia. Terhadap para tersangka hingga saat ini masih kami lakukan pemeriksaan," sebutnya.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru