Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Arena MTQ ke-56 Medan, Stand Medan Tuntungan Usung Konsep Ramah Lingkungan

- Senin, 27 Februari 2023 23:47 WIB
Arena MTQ ke-56 Medan, Stand Medan Tuntungan Usung Konsep Ramah Lingkungan
Kominfo Medan
Stand Medan Tuntungan di Arena MTQ ke-56 Medan Usung Konsep Ramah Lingkungan
MATATELINGA, Medan : Arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Kota Medan yang diselenggarakan di Stadion Mini USU, stand Kecamatan Medan Timur mengusung konsep ramah lingkungan. Konsep ini diterapkan dengan penggunaan ecobrick atau bata ramah lingkungan yang terbuat dari plastik untuk dalam pembuatan stand tersebut.


Sama dengan kecamatan lain, stand Medan Tuntungan juga mengambil simbol kubah dan menara masjid. Bedanya, dinding maupun furniture di dalam stand menggunakan ecobrick atau bata ramah lingkungan yang terbuat dari plastik. Hal ini cukup menarik perhatian pengunjung.

Plt Camat Medan Tuntungan, Hendra Arjudanto, kemarin malam di arena MTQ ke-56 Kota Medan, mengatakan, konsep yang diterapkan memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini kita mengambil konsep ramah lingkungan dengan penggunaan ecobrick,” sebutnya.

Baca Juga:Satgas Yonarmed 1 Kostrad Terima Kunjungan Danrem 151/Binaiya

Dia menerangkan, ecobrick ini terbuat dari kumpulan botol plastik bekas yang diisi oleh sampah platik hingga padat. Kemudian, botol-botol plastik ini disusun menjadi dinding stand maupun kursi dan meja.

“Konsep ramah lingkungan dengan penggunaan ecobrick ini mendukung kelestarian lingkungan. Ini juga wujud komitmen Kecamatan Medan Tuntungan untuk mendukung program prioritas Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution di bidang kebersihan,” ungkapnya.


Hendra mengatakan, stand Medan Tuntungan ini juga menampilkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari wilayahnya, yakni kuliner antara lain tape, lemang, manisan jahe, dan produk kerajinan tangan.
“Untuk produk kerajinan tangan kita tonjolkan yang berbahan sampah plastik. Ada gaun, ada rompi, ada tas, yang semuanya berbahan sampah plastik,” sebutnya.

[br]

Hendra menyebutkan, produk kerajinan tangan daur ulang sampah plastik ini sesuai dengan konsep stand yang ramah lingkungan. Bahkan, lanjutnya, saat pawai taaruf MTQ mereka juga mengkampanyekan pelestarian lingkungan dan pengurangan sampah plastik.

Kampanye itu dilakukan dengan membawa spanduk berisikan tanda tangan dukungan pengurangan sampah, yang saat itu juga turut ditandatangani oleh Wali Kota Medan dan segenap unsur pimpinan Forkopimda.

“Yang jelas kita berharap MTQ berlangsung sukses dan melalui ajang ini kita juga mengajak semua pihak melestarikan lingkungan. Mari sama kita olah dan pilah sampah sejak dari rumah,” harapnya.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru