Selasa, 22 September 2026 WIB

Pemuda Muslimin Ajak Warga Medan Patuhi PPKM Darurat

- Senin, 19 Juli 2021 18:20 WIB
Pemuda Muslimin Ajak  Warga Medan Patuhi PPKM Darurat
mtc/ist
Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan Hanafi Siregar
MATATELINGA, Medan: Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan pemko Medan pada tanggal 12-20 Juli 2021.

Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kota Medan Hanafi Siregar meminta agar masyarakat meningkakan kesadaran, dapat menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan PPKM Darurat. Sehingga, kasus Covid-19 di Kota Medan bisa menurun dan PPKM Darurat cepat berakhir.

“Mari kita selalu berdoa agar masyarakat lebih sadar dan sabar, mau bekerjasama dengan pemerintah untuk taat dalam aturan yang sudah dibuat dan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan, agar PPKM Darurat dapat selesai” Karena kalau angkanya terus meningkat kemungkinan besar PPKM Darurat di Kota Medan akan diperpanjang,"sebut Hanafi kepada wartawan, Senin (19/7).

Tentunya kata Hanafi, Pemko Medan telah memiliki program stimulus utk mengatasi dampak di terapkannya PPKM Darurat. Pemerintah Kota (Pemkot) Medan pasti mempersiapkan bantuan kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan baik dalam bentuk sembako maupun uang tunai.
“Kita juga mengingatkan kepada semua pihak harus memiliki empati karena banyak saudara kita yang mengalami kesulitan akibat pandemi,” Kata Hanafi.


Kemudian terkait dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha, menghimbau agar masyarakat tidak melaksanakan Sholat berjamaah di Masjid atau pun di lapangan melainkan sholat dirumah masing-masing. Namun apabila dilaksanakan di Masjid harus menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Begitu juga kata Hanafi, dengan malam takbiran yg harus dilakukan di Masjid tidak melakukan takbiran keliling karena akan menyebabkan kerumunan. Selain itu pemotongan hewan kurban dimasjid harus diatur sistem pembagiannya utk mengurangi kerumunan, bisa dilakukan dengan pembagian doot to door atau diantar langsung kemasyarakat

“Kita utamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan melakukan pencegahan penyebaran pandemi covid-19 di seluruh tempat, serta sukseskan pelaksanaan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok atau 'herd imunitty'," pungkasnya.

Kota Medan menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali yang memberlakukan PPKM Darurat guna mengatasi lonjakan Covid-19.

Penerapan PPKM Darurat di Medan sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran Covid-19 khususnya varian Delta. Varian baru yang pertama kali ditemukan di India ini disebut-sebut paling berbahaya kerena penularannya paling cepat dibanding vasian lain. Saat ini angka pasien positif Corona di Medan masih terus meningkat sehingga Kota Medan masih darurat penyebaran virus korona. (*/mtc)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru