Menanggapi hal tersebut, Serma Rocky memberikan arahan agar seluruh staf desa tetap bersikap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut kemungkinan disebabkan oleh kendala teknis maupun administratif dalam proses pencairan anggaran dari instansi terkait. "Kami mengimbau agar seluruh perangkat desa tetap menjaga soliditas dan profesionalisme dalam bekerja, karena pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama," ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan staf desa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang dinilai mampu memberikan motivasi dan solusi di tengah situasi yang dihadapi. "Kami merasa lebih tenang setelah mendapat penjelasan langsung. Kehadiran Babinsa menjadi penyemangat bagi kami untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh
warga setempat yang berharap kondisi tersebut segera teratasi agar pelayanan publik tidak terganggu.
Melalui kegiatan Komsos ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin solid antara aparat teritorial dengan perangkat desa dan masyarakat. Kehadiran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah diharapkan mampu menjadi solusi, pengayom, serta perekat persatuan dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan gotong royong di tengah masyarakat.