Kamis, 09 Juli 2026 WIB
Pencarian Korban AirAsia

Proses Pencarian Korban AirAsia Berlanjut Hingga Ke Perairan Majene

Admin - Jumat, 30 Januari 2015 12:03 WIB
Proses Pencarian Korban AirAsia Berlanjut Hingga Ke Perairan Majene
google
Pencarian Korban Di Perairan Majene
MAJENE - Matatelinga, Proses pencarian jenazah korban pesawat AirAsia QZ 8501 di Teluk Mandar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilakukan di empat titik khusus.

Penyisiran titik pertama dari Kota Majene sampai Kecamatan Pamboang. Kemudian titik kedua dari Kecamatan Pamboang hingga Kecamatan Sendana. Selanjutnya titik ketiga dari Somba di Kecamatan Sendana ke Tammerodo. Lalu titik keempat dari Kecamatan Tammerodo menyisir Perairan Baturoro dan Tubo.

"Kami bagi empat tim. Masing-masing ditempatkan di setiap titik," ujar Kepala BPBD Majene, Mansur T, di Majene, Jumat (30/1/2015).

Pembagian titik pencarian tersebut sudah dikoordinasikan dengan Tim Basarnas Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ikut membantu proses pencarian.

Dia berharap penyisiran membuahkan hasil. Sebab, sangat memungkinkan masih ada jenazah korban yang terseret hingga Perairan Majene.

Menurutnya, kondisi cuaca yang sangat bersahabat cukup membantu proses penyisiran di laut dengan menggunakan kapal milik Dinas Kelautan Majene.

Dia juga berharap peran serta masyarakat, khususnya nelayan, jika menemukan jenazah atau hal yang mencurigakan untuk segera melapor kepada aparat setempat.

Seperti diketahui, dalam tiga hari terakhir ditemukan lima jenazah mengapung di perairan Majene. Mereka diduga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada Minggu 28 Desember 2014.

Dugaan ini dikarenakan juga ditemukan benda-benda yang diduga bagian dari pesawat rute Surabaya-Singapura itu. Di antaranya, layar monitor, koper, dan tas berisi peralatan kosmetik. Temuan-temaun tersebut lalu dikirim ke Makkassar untuk selanjutnya dikirim kembali ke Surabaya. Dilansir dari laman okezone.com, Jumat (30/1/2015)

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru